#1 Daun yang Gugur: Sebuah dialog sunyi terjadi antara jiwa yang lelah dengan sehelai daun yang goyah. Inilah sebuah manifesto tentang keberanian untuk jatuh, membusuk menjadi humus, dan mengubah luka menjadi nutrisi bagi siklus yang lebih abadi.
#2 Bloom: Seorang perempuan bersembunyi dari masa lalu yang abu-abu demi mencari ketenangan di antara kelopak bunga. Namun, sebuah pertemuan tak terduga di tengah badai membawa kembali sosok merah api yang pernah menghidupkan sekaligus menghanguskan dunianya.
#3 Cacat yang Tak Terbedah: Terobsesi pada simetri, Kinanti adalah spesialis kecantikan yang percaya bahwa setiap luka bisa dihapus dengan pisau bedah. Di tengah pengejaran akan kesempurnaan yang mustahil, Kinanti harus menghadapi kenyataan pahit bahwa meski ia bisa memperbaiki kulit yang hancur, ia tidak akan pernah bisa mengoperasi jiwa yang menolak untuk sembuh.
#4 Mantra Pawang Hujan: Dua kakak beradik lahir sebagai pembawa kutukan dan hidupnya terperangkap dalam ekspektasi warga desa. Di tengah guncangan bumi dan badai yang menghancurkan segalanya, mereka harus membuktikan bahwa kehadirannya bukan sekadar mitos.