Anyaman di Rambut Si Kribo

Ulva Idaryani Daulay
Chapter #30

Aku Tak Lagi Kecil

BAB 30

Aku Tak Lagi Kecil

Ada satu momen dalam hidup ketika aku sadar aku bukan lagi perempuan kecil yang dulu sering menangis diam-diam di sudut rumah, memeluk lutut sambil menunggu dunia berhenti menyakitiku. Aku telah menjadi ibu yang berdiri di tengah badai, menahan angin agar anakku tidak roboh, meski tubuhku sendiri sering hampir tumbang.

Aku tak lagi kecil bukan karena usia, bukan karena rambut yang mulai beruban atau wajah yang tak lagi segar di cermin, tetapi karena hidup telah memaksaku tumbuh lebih cepat, lebih keras, dan sering kali tanpa pilihan. Hidup tidak pernah bertanya apakah aku siap. Ia hanya datang, mengetuk, lalu masuk begitu saja.

Aku telah kehilangan ayah dan ibu, satu per satu, seperti cahaya yang dipadamkan di tengah malam. Aku kehilangan tempat pulang yang sesungguhnya. Aku kehilangan rasa aman, kehilangan tangan yang dulu bisa kugenggam saat takut, kehilangan suara yang bisa menenangkanku hanya dengan satu kalimat sederhana. Aku kehilangan banyak mimpi masa muda mimpi yang bahkan belum sempat kuberi nama.

Aku menjalani pernikahan yang sederhana, tanpa gemerlap, tanpa janji-janji besar tentang masa depan. Hidup kami berjalan dalam kekurangan. Hari-hari dihitung dari apa yang ada, bukan dari apa yang diinginkan. Aku mengandung dalam keadaan lelah, bekerja sambil menahan mual dan nyeri. Aku melahirkan dengan rasa takut, takut tidak kuat, takut tidak mampu, takut gagal menjadi ibu yang baik. Dan setelah itu, aku membesarkan anak di tengah cemooh orang-orang yang tidak pernah tahu seberapa keras aku berjuang hanya untuk membuat satu hari berjalan sampai malam.

Lihat selengkapnya