“Katanya peristiwa kayak gitu hanya disebabkan oleh stres maupun trauma. Tapi, kira-kira stres atau trauma macam apa yang telah menimpa sobat kita satu itu?” tanya Dymas. Tangannya tetap bergerak mengeksekusi soal demi soal seperti sedang makan camilan.
“Bukan stres atau truma, Dym. Tapi, stres berat atau trauma yang sangat berat. Kalau stres biasa saja bisa buat seseorang mengalami itu. Rambutku pasti sudah putih semua sejak masih kecil,” jawab Val.
“Apa tekanan belajar yang diberikan sama orang tuanya seberat itu?” pikir Dymas mengangkat wajah. Berhenti mengerjakan soal dan mulai bertopang dagu.
“Hmm,” respon Val bingung sendiri.
“Ini nggak bisa dibiarkan, lho. Kasihan banget dia,” ucap Dymas.
“Aldy itu apa eccedentesiast, ya?” tanya Val.
Dymas menjawab, “Aku rasa pun gitu. Orang yang selalu tertawa dalam usaha menutupi lara.”
“HAYOLHO! Ketauan pada ngomongin orang,” tegur Aldy yang entah kapan membuka pintu dan masuk ruangan itu.
Saking dalamnya perhatian Val dan Dymas. Mereka sampai tidak sadar.
Sambil beranjak duduk Aldy melanjutkan, “Aku nggak apa-apa. Ini nggak serumit yang kalian pikirkan. Sebentar lagi juga balik hitam,” ucapnya berusaha mematahkan argumen kedua sobatnya sekaligus menenangkan mereka.
“Terus selama itu bagaimana?” tanya Dymas.
“Sama guru disuruh pakai kupluk biar gak terlalu mencolok. Aneh-aneh aja, deh. Nanti aku dikira kena kanker lagi. Hahaha,” ucap Aldy berusaha bercanda.
“Masalah yang terlalu dipendam bisa membunuh diam-diam, lho. Ceritain aja,” ucap Dymas. Menghidangkan secangkir cokelat hangat yang ia buat menggunakan dispenser kelas untuk Aldy.
“Hidiih, kalian kenapa jadi geli begini, sih? Aku nggak apa-apa. Main tebak-tebakan aja, yok,” ajaknya ceria.
“Apa?” tanya Val datar.
“Sebutkan 10 jenis asam amino esensial, Val.”
“Lisin, Treonin, Isoleusin, Leusin, Arginin, Fenilalanin, Histidin, Metionin, Triptofan, Valin,” jawab Val lancar.
“Dym, tolong jelaskan mengenai Prodigiorum Ac Ostentorum Chronicon.”
“Buku yang ditulis di Basel tahun 1557 oleh Konrad Lykosthenes. Berisi kumpulan pertanda dan isyarat yang menggambarkan sejarah Eropa dari zaman Yunani dan Romawi,” jawab Dymas.