Apple Polisher (Pemoles Apel)

Arslan Cealach
Chapter #30

29: Flawed

Entah bagaimana setelah kejadian itu aktifitas kebut-kebutan dengan motor jadi agenda harian baru Valdymas.

Dengan jaket dan helm tak akan ada seorang pun menyadari siapa mereka sebenarnya. Mereka memilih rute yang jauh dari pusat kota tempat Smanzaba berada.

Satu kali jadwal control ke dokter jiwa Aldy lalaikan. Demi memenuhi hasrat kebut-kebutan. Ia sampai rela pulang malam dan disiksa oleh Lakstiara.

Kandang si di belakang rumah tak lagi menggetarkan. Kebut-kebutan sekarang terasa seperti euforia.

Ia bahagia, sangat bahagia. Angin yang ia belah oleh laju kendaraan seperti setiap buah masalah yang menerpa hidup. Dengan melewati angin, ia percaya kebahagiaan masa depan tengah terjalin.

“Val, terima kasih sudah minjemin Raisa. Tarikannya halus. Lajunya smooth. Enak banget dinaikin. Aku cinta kamu, Raisa,” elu Aldy pada kendaraan yang sedang ia tumpangi.

Val mengacungkan jempol sambil tersenyum yakin membenarkan, “Raisa gitu, LOCH!”

Dymas yang duduk di bangku penumpang menyenggol pundak Val. “Si Elsa, tuh,” tunjuknya ke depan gerbang.

“Halo, cewek. Butuh tumpangan?” tanya Val menggoda.

“Angga, kita harus ke rumah sakit,” beritahu gadis itu dengan raut cemas.

“Nggak usah ke rumah sakit. Kamu naik aja di belakang. Biar aku ajak jalan-jalan,” ajak Aldy.

“Nggak mau. Pokoknya kita harus ke rumah sakit!” jawab Elsa yakin.

“Iya, iya. Cepat naik. Bro, pinjam motornya, ya,” izin Aldy.

Val mempersilahkan, “Iyo, bro. Bawa aja.”

“Eh, bro, ke rumahku, yok,” ajak Dymas tiba-tiba.

*

“Waah, saking padatnya jadwal kita selama ini. Aku baru sadar belum pernah ke rumahmu,” tatap Val kagum. Rumah Dymas tak sebesar rumahnya. Namun, cukup besar untuk ukuran orang yang tak sekaya dirinya.

“Iyalah, sudah ada rumahmu yang besar dan lengkap. Buat apa juga ke rumahku,” balas Dymas.

Val mengamati interior ruang tamu yang mewah. Di dinding bertahta foto keluarga Dymas: ayah, ibu, dua orang kakak laki-laki, dirinya. Setelan mereka sangat necis dan mewah. Menunjukkan strata sosial.

Lihat selengkapnya