Apple Polisher (Pemoles Apel)

Arslan Cealach
Chapter #46

45: ARS Magna

Lampu perpustakaan sudah menyala saat ia tiba.

Bisa ditebak. Dymas pasti sedang tenggelam dalam aktifitasnya. Entah aktifitas bermakna semu apa lagi.

Ia sendiri merasa hidupnya begitu palsu. Jika dua sahabatnya ternyata bukan “mereka”, lalu siapa dirinya dalam “semesta” ini?

Figuran. Atau bahkan lebih buruk dari itu.

Ia bergegas ke kelas. Berpikir bagaimana cara menjalani hari seperti biasa.

“Selamat pagi,” salam Dymas.

“Pagi,” balas Val datar.

Mam mbengi ndelok bal-balan (tadi malam lihat bola)?”

“Apa aku belum pernah bilang, ya? Aku itu nggak suka olahraga berkelompok.”

“Benar juga. Biasanya aku ngobrolin beginian sama Aldy. Terus yang kamu suka apa? Balet? Ha ha,” tawanya ringan.

“Siaran orkestra atau hal berbau seni lain. Aku suka balet. Balet olahraga pertama yang aku pelajari untuk kelas figur skating sebelum kriket dan golf,” jawab Val.

“Padahal di sekolah nilai olahragamu yang paling jelek.”

Val tak lagi merespon dan Akutagawa Sensei datang bertepatan saat bel masuk berdering. Hanya mereka berdua yang ada di kelas.

“Ke mana dua teman kalian yang lain?” tanya Akutagawa Sensei.

“Kalau Aldy pasti telat. Kalau Elsa… mungkin telat juga,” sahut Dymas.

“Sampai Elsa juga? Benar-benar, deh. Ya sudah kalau begitu kita mulai saja.”

Satu jam kemudian. Pintu terketuk dari luar. Val berdiri, menghampiri, dan membukanya.

“Selamat pagi semuanya. Kōkai suru (maaf telat).”

“Karena ini baru yang pertama akan saya beri dispensasi untuk tidak dihukum. Yang jadi masalah… ke mana Aldy? Dia sudah berjanji tidak akan terlambat lagi.”

Waktu terus berjalan. Val mengamati Elsa maupun Dymas. Gelagat mereka tak mencurigakan. Ia bisa beranggapan mereka sudah terbiasa pada kebiasaan ngaret Aldy.

Tapi, sekarang kondisinya sudah berbeda. Aldy dan Dymas bukan orang yang ia kenali. Jangan sampai jika ternyata… Elsa juga.

Jam pagi RSR berakhir. Aldy belum datang.

“Bagian absensi tidak mengabari apa pun. Val, sebaiknya kamu ikut saya ke TU untuk mengkonfirmasi kabar Aldy,” pinta Akutagawa Sensei.

“Aldy belum pernah absen tanpa berita, lho. Kaget juga dia tiba-tiba tidak masuk. Apa dia mengatakan sesuatu?” tanya Dymas.

“Nggak ada,” jawab Elsa.

Lihat selengkapnya