Blenda Halayuda orang kaya. Tak ada manusia waras memungkirinya. Ia memiliki pertambangan minyak, pertambangan galena, perusahaan berlian, pertambangan emas, perusahaan konstruksi, developer, bank, pabrik makanan instan, pabrik cemilan, e-commerce, pabrik manisan, transportasi online, tempat liburan mewah, dan lain-lain.
Menurut rumor, seluruh ceruk lautan planet ini hanya menampung ¼ total kekayaannya. Hanya rumor. Bisa jadi lebih.
Ia pria Kazakhstan yang tumbuh besar di Inggris dan melakukan naturalisasi Indonesia setelah menikahi Datu Cempaka Khalida.
Konon Blenda Halayuda pernah menerbitkan buku autobiografi dirinya berjudul Clamping Horizon.