Ia dibesarkan dalam keluarga yang tak “mempercayai” Tuhan. Di antara keluarganya ada yang beragama Islam dan Kristen. Mereka pergi ke masjid. Ke gereja. Mereka beribadah layaknya penganut agamanya, namun mereka tak mempercayai Tuhannya.
*
Elsa kelas 3 SD.
Ia telah memainkan biola sejak umur empat tahun. Beragam kejuaraan ia ikuti. Ia menangkan dengan gemilang.
Sayang itu memperburuk nilainya di sekolah. Sibuk menggesek busur dan senar sejak kecil membuatnya kehilangan minat pada hal lain.
Walau hanya bermain biola bukankah bisa tetap hidup?
Bukan begitu dunia berputar. Dunia berputar lebih sistematis. SD-SMP-SMA-kuliah-kerja-menikah-mati. Yang keluar dari jalur itu adalah weirdos. Orang-orang yang takkan mendapat tempat dalam kehidupan normal.
“Pa, guru Seni Budaya bilang gambarku bagus. Suaraku waktu nyanyi juga bagus. Dia bilang aku berbakat.”
“Nak, kamu pernah berpikir tidak. Orang-orang itu memujimu karena kasihan.”