Apple Polisher (Pemoles Apel)

Arslan Cealach
Chapter #69

68: Pembersihan

“Analisis regresi digunakan untuk mengetahui variabel-variabel kunci yang berpengaruh pada suatu variabel bergantung, pemodelan, serta estimasi atau forecasting. Tahapan-tahapan melakukannya meliputi perumusan masalah, penyeleksian variabel potensial relevan, pengumpulan data, spesifikasi model, pemilihan metode, model fitting, validasi model, dan penerangan model terpilih untuk penyelesaian permasalahan. Ini digunakan hampir dalam seluruh bidang kehidupan. Seperti pertanian, ekonomi, industri, ketenagakerjaan, pemerintahan, sejarah, ilmu lingkungan, dan lainnya,” jawab Adi.

Olaf bertepuk tangan lirih. Mereka berada dalam sesi tambahan sesuai tuntutan Adi pada Pak Gantari.

“Kamu sudah sepintar ini. Saya sampai bingung untuk apa lagi kamu belajar,” goda Pak Gantari.

“Ini belum cukup, Pak. Tolong uji saya lagi.”

“Adi memang wahid di MIPA dan bahasa. Tapi, merasa kurang di ilmu sosial,” terang Olaf bantu menjelaskan.

“Baiklah. TVC/Q=AFC. TC-TFC=TVC. TC-TVC=TFC. Apakah hasil dari TFC+TVC?” tanya Pak Gantari.

Seingatku… TVC biaya tetap total atau keseluruhan biaya memperoleh faktor produksi yang tak bisa diubah jumlahnya. Q biaya tetap total memproduksi sejumlah barang tertentu. Berarti AFC biaya tetap rata-rata yang didapat jika biaya tetap total produksi dibagi jumlah produksi. Jika TC dikurang TFC sama dengan TVC; TC biaya total produksi, dan TFC biaya tetap total keseluruhan biaya untuk memperoleh faktor produksi yang tak bisa diubah jumlahnya. Apabila TC dikurang TVC sama dengan TFC, maka hasil tambah TFC dan TVC adalah…

“TC,” jawab Adi.

“Benar. Ini adalah Teori Biaya Produksi. Kamu akan makan beginian nanti,” respon Pak Gantari.

“Susahnya,” keluh Adi. Ia bukan tipe yang suka mengurusi uang. Ia hanya senang mengerjakan soal berangka. Ia tak suka soal cerita.

“Sebutkan fungsi manajemen menurut Luther Gulick, Ernest Dale, dan George R. Terry!” pinta Pak Gantari.

Bibirnya gemetar. Ia lebih suka menghafal rumus menghitung persamaan independen permodelan alam semesta homogen dan isotropik. “Menurut Luther Gulick… planning, organizing, staffing, directing, coordinating, controlling. Menurut Ernest Dale… planning, actuating, controlling. Menurut George R.Terry… planning, organizing, staffing… dan lupa, Pak.”

“Sudah lupa yang dijawab salah semua lagi,” respon Pak Gantari geleng-geleng kepala.

Olaf tertawa geli. Adi malu setengah mati.

“Bagaimanakah cara menguji optimalisasi fungsi audit internal dalam investigasi fraud, error, dan collusion?” tanyanya lagi.

“Untuk mengatasi hal-hal seperti kesalahan dan kecurangan yang dapat terjadi dalam berbagai bentuk… saya akan membuat internal audit yang kuat, ” jawab Adi ragu.

“Apa saja kesalahan dan kecurangan yang mungkin terjadi?” tanya Pak Gantari.

“Seperti… intentional error, unintentional error, collusion, white collar crime, embezzlement, dan lainnya. Untuk mengatasi error…” Dihapus keringat yang membasahi wajahnya. Otaknya benar-benar mandek. Napasnya naik turun.

“Tolong jelaskan pengertian intentional error dan unintentional error,” pinta Pak Gantari.

Intentional error adalah kesalahan yang disengaja. Kalau unintentional error kesalahan tak disengaja. Untuk mencegah collusion, saya tak menerima pegawai dengan hubungan keluarga,” jawab Adi.

“Buat contoh kasus collusion,” pinta Pak Gantari.

“CCG mengirim 400 unit barang seharga per unit satu juta. Tapi, gudang PT. Seberang membuat laporan penerimaan barang berjumlah 500 unit serta menagih dan dibayar 500.000.000. Seratus jutanya akan dibagi-bagi,” jawab Adi.

“Bagus sekali,” respon Pak Gantari lumayan puas.

“Fraud adalah kecurangan yang bisa terjadi dalam bentuk intentional misrepresentation, negligent misrepresentation, organized crime, management fraud, employee fraud, false promise, white collar crime, computer crime,” terang Adi.

“Jelaskan pengertiannya masing-masing!” pinta Pak Gantari.

Lihat selengkapnya