Apple Polisher (Pemoles Apel)

Arslan Cealach
Chapter #81

80: Dendamnya

Satu minggu kemudian. Hari keberangkatan Adi ke luar negeri akhirnya tiba.

Keluarga Halayuda melepasnya dengan rangkaian seremoni memuakkan. Sungkem, memohon restu petinggi CCG, memberi kenangan untuk Mac berisi sepatah dua patah petuah, dan hal-hal outnormal lain.

Adi tak memasukkan hatinya dalam semua acara itu. Karena yang jadi pikirannya hanya bagaimana cara untuk menghancurkan Mulya.

“Mas Adi nggak boleh kalah dalam hal apa pun dari orang itu. Mas Adi harus ngebully dia.”

“Kamu punya dendam apa sama dia?”

“Gak penting. Kalau Mas nggak memenuhinya, kita bukan saudara lagi.”

“Iya, Mac.”

Sialnya, Adi harus bertemu muka bahkan satu pesawat dengan objek kebencian adiknya.

Lihat selengkapnya