Ardanareshwar

Ghozy Ihsasul Huda
Chapter #63

Daya Grahita

"Prabhu!?, kenapa ada engkau disini," tanya Agam yang penuh luka.

"Hanya mengecek saja," ucap Ihsan.

"Tapi Prabhu, bukannya seharusnya engkau ada di keraton sekarang," ucap Heri yang sedang terkapar.

"Tenanglah, sudah ada atmasenaku disana," ucap Ihsan.

"Mohon maaf Prabhu, tapi kami mohon tolonglah nona Shafa disana," pinta Agam.

"Kalau dia sudah tak lagi bisa bertarung akan aku hentikan tapi aku percaya dia bisa melakukannya, sayangnya kalian agak kurang beruntung," ucap Ihsan sembari mengayunkan tangannya.

Seketika itu juga Agam dan Heri pulih sebelum akhirnya dua pasang mata mendekati mereka. Seekor lembu dan seekor ular terlihat tumbuh dengan cepat dan segera melingkari mereka sebelum akhirnya sang ular menundukkan kepalanya untuk meletakkan tubuh Akhmad yang masih terjebak dalam ilusi. Dalam ruangan gelap itu mereka hanya diterangi nyala mata kedua binatang raksasa itu sementara Ihsan berada diluar untuk mengawasi medan tempur.

...

"Kau tidak mau melepaskan Mahakali lagi kah Shafa," tanya Sekar yang bertarung dibelakang Shafa.

"Ehehehe, aku tidak bisa melakukannya untuk sekarang, tolong ya," ucap Shafa.

"Yaah setidaknya mood mu membaik," ucap Sekar.

"Mana yang sekiranya harus dibasmi lebih dulu," tanya Shafa.

"Tuh," sahut Sekar seraya mengarahkan telunjuknya pada Dhumralochana.

"Hmm dia tidak terlihat sekuat yang lain, mungkin aku bisa mengatasinya sendiri sekarang," ucap Shafa.

"Setidaknya gunakan wujud Durga agar kami bisa percaya," ucap Zahra.

Mendengar itu Shafa hanya menatap Zahra dengan tenang sebelum bergerak dengan cepat menuju Dhumralochana tepat saat Sekar membukakan jalan.

"Ada apa dengannya," tanya Zahra.

Lihat selengkapnya