Ardanareshwar

Ghozy Ihsasul Huda
Chapter #74

Parade Kahyangan

"Ardhanareshwar Vivaha, nampaknya ini akan sedikit sibuk, siapa saja yang mendapatkan undangan untuk turut mengambil peran di pernikahan adikku ini," ucap Steve.

"Kami berharap kalian berlima, seluruh Paramamurti bisa duduk bersama Gusti," ucap seorang shivagana yang mencapai kediaman Steve.

"Formal sekali mengundang saudara sendiri. Baiklah, aku akan usahakan ikut membantu, makan dulu ya bapak, kalian mungkin lelah setelah seharian bekerja," ucap Steve sembari mengambilkan makanan untuknya.

"Terimakasih Gusti," ucap shivagana itu sebelum menyantap makanannya dengan lahap.

"Pelan-pelan bapak, saya tinggal dulu ke ruangan ya," ucap Steve sebelum memasuki ruang kerjanya.

"Maaf Gusti," sahut shivagana tadi.

...

"Haaah, kok rasekso yang mampir kesini, kaget pak astagfirullah," ucap Lintang sebelum menerima undangannya.

"Antisipasi kui Lintang, dikira lagi di medan pertempuran," ucap temannya.

"Maaf Gusti, kami yang diminta kemari untuk menyampaikan undangan," ucap rakshasa yang juga bagian dari shivagana itu.

"Iyalah, gapapa pak, maaf juga ya, eh sembilan hari lagi ya, pie bowok, aman toh," tanya Lintang.

"Aku aman aja," sahut teman Lintang yang bernama Bowo itu.

"Okelah. Yaudah pak, kita keruang makan dulu, kita coba masakkan sesuatu untukmu," ucap Lintang sembari berjalan ke dapur keratonnya.

"Baik Gusti, terimakasih," sahut si rakshasa.

...

Sementara itu di restoran.

"Ada apa ini Rafi, kenapa kami berempat kau keluarkan," ucap Shifa.

"Kalian kan dititipkan kemari oleh kekasih kalian dan sekarang saatnya aku mengembalikan kalian," ucap Rafi.

"Apa dasar dari keputusanmu itu," tanya Shifa.

"Sekarang Shafa sudah akan menikah, kalian takkan lama lagi juga akan melakukan hal yang sama dan untuk mendampingi seorang Paramamurti bukanlah hal yang mudah, kumohon kebijaksanaan kalian untuk fokus kepada mereka, tugas kalian setelah ini takkan mudah," ucap Rafi.

"Bukannya Shafa juga menyiapkannya disini," ucap Shifa.

"Dia saudari kembarku sendiri, takkan ada masalah bagiku membangun kejayaan bersamanya tetapi kalian berbeda, aku takkan sanggup membersamai kalian menuju puncak Dunia, tempat ini terlalu kecil untuk kemuliaan kalian," ucap Rafi.

"Kalau begitu baiklah, terimakasih atas kerjasamanya. Sudahlah If, kita memang hanya dititipkan disini untuk membantu Shafa yang sekarang juga sudah tak datang kemari, kau juga harus kembali ke rumah sakit kan," ucap Sekar.

Lihat selengkapnya