Ardanareshwar

Ghozy Ihsasul Huda
Chapter #80

For You

"Topeng ini, sudah lama tak kupakai, jadinya bagaimana Sekar, kapan engkau dan mbak Rasha mau bertarung," tanya Shafa sembari memandangi topeng vishkanya miliknya.

"Mungkin saat pernikahanmu, berarti enam hari lagi," ucap Sekar sembari memandangi fajar yang mulai naik.

"Bikin yang seru lah, setidaknya buat beberapa luka, setelah kau kalah akan langsung kubantu pulih," ucap Shifa.

"Terimakasih. Setidaknya dengan melepaskan posisi Savitri aku bisa lebih tenang mengurus keluargaku nanti," ucap Sekar.

"Saat pernikahanku ya," gumam Shafa.

...

Disaat bersamaan di pelataran keratonnya, Sandi terlihat sedang memandangi pesan di gawainya sebelum akhirnya Eve datang memecah keheningan suaminya itu.

"Kau sudah lihat pasar global atau belum mas," tanya Eve yang terlihat sedikit kaget.

"Ada lonjakan keuntungan ya," ucap Sandi.

"Tapi..., ini bukannya terlalu besar, 5% per hari," tanya Eve.

"Kau tak perlu heran, Shangkara sedang berbahagia, wajar kalau Dunia akan turut tertawa," ucap Sandi.

"Iya, enam hari lagi ya, Ardhanareshwar Vivaha," ucap Eve.

"Sudahlah, sekarang siapkan dirimu, seluruh Chakravarthy telah dipanggil menuju Suralaya," ucap Sandi.

"Baiklah mas," ucap Eve.

...

Di fajar yang sama di sebuah tempat latihan.

"Oi Bat kita ada panggilan," tanya Kusuma.

"Kita dipanggil ya Kus," tanya Bhatara.

"Iya, eh kenapa kita harus datang dengan pasangan," ucap Kusuma.

"Kita harus segera berangkat, aku akan minta Reva bersiap juga," ucap Bhatara.

"Ya, aku juga akan bawa Eli, mau ngapain lagi anak ini," tanya Kusuma.

"Harusnya kalau seluruh Chakravarthy dipanggil akan ada hal yang harus dilakukan, kalau membawa pasangan sih paling buat dia bersikap menikah juga," ucap Bhatara.

"Yasudah ayo bersiap," sahut Kusuma.

Tak lama setelah itu keduanya segera menaiki vimana masing-masing untuk lanjut bergerak menuju keraton mereka dan kemudian berangkat menuju Suralaya.

...

Sementara itu ditempat lain.

Lihat selengkapnya