Ardanareshwar

Ghozy Ihsasul Huda
Chapter #81

Arane Dulur

"Cok, darimana orang-orang ini sebenarnya, kebak tenan," ucap Emon seusai menghabisi beberapa perompak.

"Kukira jumlah pesanan saja yang naik," ucap Raul.

"Binatang buruan juga naik, ada apa sebenarnya sih," tanya Emon.

"Kenaikan aktivitas memang akan berdampak pada peningkatan jumlah sumberdaya dan sekarang skalanya agak kurang ajar, 5% perhari itu gimana maksudnya," tanya Rafi.

"Bukannya itu bagus pak," tanya Rieke.

"Sebenarnya mau berapa persen pun akan bagus kalau naik dengan catatan bahwa Purusha dan Prakritinya bisa saling melengkapi dan juga dicontoh, kalau dalam kasus sekarang dampak Purusha terlalu kuat tanpa adanya Prakriti yang bisa melengkapi ditambah lagi saat ini yang sedang gencar-gencarnya beraktivitas adalah para shivagana yang fanatik dan sangat ambisius. Saat ini mereka sedang menyebar tanpa kendali dari Suralaya ke seluruh penjuru dunia untuk menyiapkan pernikahan tuannya dan seperti yang kalian tau Shangkara adalah Purusha yang terlalu kuat untuk siapapun Prakriti yang ada disana saat ini dan dampaknya aktivitas artaguna akan didominasi laki-laki yang diperparah dengan populasi begitu besar yang hasilnya adalah lingkungan yang jauh lebih kompetitif dan dalam kasus ini karena jumlah laki-laki dan perempuan disana tak berimbang lingkungan kompetitif tadi berubah menjadi wilayah penuh konflik dengan tensi tinggi yang tidak sehat dan orang-orang didalamnya pasti akan jauh lebih brutal dan ambisius, sekarang bayangkan orang-orang itu menyebar dengan level artaguna yang tidak masuk akal," ucap Rafi.

"Mereka menggantikan posisi Purusha dan Prakriti di tempat-tempat yang mereka kunjungi dan merubah temperamen masyarakat setempat menjadi lebih bringas," ucap Raul.

"Owh, itu mengerikan, apakah bisa dihentikan," tanya Rieke.

"Sayangnya tidak, kita perlu beradaptasi dengan keadaan ini karena kalau kita coba hentikan dengan paksa maka dampaknya hanya akan semakin buruk, pernikahan Maheshwara dan saudariku mungkin adalah titik baliknya tapi aku tak menjamin, hanya kalau sistemnya sudah benar saja semuanya akan berjalan harmonis, memang akan tetap ada masalah tapi tak sampai membuat pusing seperti sekarang," ucap Rafi.

...

Sementara itu di pendopo Suralaya.

"Media promosi ya, kalau begitu produk terbaik kita harus masuk hari itu," ucap Sandi.

"Itu benar, kami mohon kerjasamanya wahai Chakravarthy," ucap Alim.

"Baiklah Narayana, bagaimana Prabhu apa engkau mempersilahkan kami untuk melakukan itu," tanya Sandi.

"Itu cukup sesuai dengan visiku saat ini, yah kalau pernikahanku bisa dimanfaatkan untuk hal yang bisa menguntungkan banyak orang apa salahnya," ucap Ihsan.

"Tenang saja Prabhu, kami akan tetap membuatnya meriah hahahaha," ucap Alan.

"Terimakasih atas bantuannya ya," ucap Ihsan.

"Jalur transportasi khusus sudah kurancang untuk hari itu, tiga kali kedatangan pagi, sore dan malam dihari sebelum hari pernikahan," ucap Faisal.

"Hufff, kau yakin dengan ini Narayana," tanya Ihsan.

"Ini adalah pertimbangan terbaik kita, dengan begini kita bisa menjaga stabilitas pasar dan juga memeriahkan pernikahanmu Prabhu," sahut Alim.

"Baiklah saya bisa memahami dan menerima usulan-usulan dari kalian, mungkin begitu saja diskusi kita hari ini mengingat hasil diskusi juga sudah cukup bagus, terimakasih atas kehadiran dan partisipasi aktifnya, mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan yang kami perbuat selama menyambut kalian, selamat kembali beraktivitas dan wassalamu'alaikum," ucap Ihsan membubarkan petemuan diikuti salam dari para hadirin.

Lihat selengkapnya