Arkhana

Amila Fitriati Mardhatillah
Chapter #14

#14 Lethe

Dua minggu setelah menyalakan ruangan Ainu, kejadian yang tidak terduga muncul di dalam Arkhana. Suara Lethe berkumandanng ke seluruh penjuru Arkhana. Tidak hanya bicara pada Raka seperti sebelumnya, tapi semuanya, termasuk Hermes dan Mbak Sari juga mendengarnya.

Tidak ada tanda sebelumnya, tidak ada perubahan di udara atau suhu sebagai peringatan. Saat itu, Raka dan teman-temannya sedang makan siang, percakapan santai di tengah hari libur mereka. Amara sedang cerita tentang sesuatu yang ia baca pagi itu dan Signe sedang mengisi piring untuk kedua kalinya, waktu tiba-tiba semua orang berhenti mendadak. Bukan karena ada suara keras. Justru sebaliknya.

Sebuah suara yang langsung ada di kepala, dengan cara yang berbeda dari cara pikiran mereka masing-masing. Lebih berat, lebih tua, seperti kata-kata yang sudah ada jauh sebelum bahasa yang mereka gunakan untuk memahaminya ada.

Kalian sudah menyalakan dua ruangan.

Tidak ada yang bergerak di meja makan itu. Raka merasakan sesuatu di dadanya yang sulit ia deskripsikan. Bukan takut. Lebih seperti mengenali sesuatu yang sudah pernah ia rasakan sebelumnya tapi dalam versi yang jauh lebih besar.

Hermes masuk ke ruang makan dari koridor, Mbak Sari mengikutinya di belakang. Dari ekspresi keduanya jelas mereka mendeengarkan hal yang sama. Frekuensi itu masih ada, menggantung di udara ruangan, seperti pertanyaan yang belum dijawab.

Raka melihat ke Hermes. Hermes mengangguk sangat pelan, cukup untuk dimengerti sebagai, kamu boleh merespons.

"Iya," kata Raka, tidak keras, tidak ke siapapun yang ada di ruangan secara fisik. "Kami menyalakan dua ruangan."

Sunyi sekejap. Mereka menunggu Lethe menjawab.

Kenapa?

Satu kata. Tapi bukan pertanyaan yang marah atau menantang. Lebih seperti pertanyaan seseorang yang tidak mengerti kenapa orang lain melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu mereka lakukan.

"Karena cerita-cerita yang tersimpan di sana penting, kami tidak mau mereka hilang." kata Raka. Jeda yang lebih panjang kali ini.

Semua hal hilang pada akhirnya.

Lihat selengkapnya