Arkhana

Amila Fitriati Mardhatillah
Chapter #18

#18 Ruang Haida

Pintu ruang resonansi Haida ada di sayap yang berbeda dari Selknam dan Ainu. Jika Selknam ada di ujung koridor yang paling terpencil dan Ainu ada di jalur utama yang sering dilewati, Haida berada di tengah-tengah, antara Ainu dan Selknam. Tidak terlalu tersembunyi tapi tidak langsung kelihatan juga. Koridornya berkelok satu kali sebelum sampai di sana, dan di tikungan itu ada jendela kecil yang menampilkan pemandangan yang tidak masuk akal secara geografis, langit dengan dua warna yang berbeda di sisi kiri dan kanan seperti dua waktu yang berbeda terjadi sekaligus.

Raka sudah berhenti mencoba memahami logika fisik Arkhana sejak minggu pertama. Semakin dipikirkan akansemaikin tidak masuk akal dan itu bisa mengganggu frekuensinya.

Pintunya tidak sebesar pintu Ainu tapi lebih lebar dari pintu Selknam. Ukiran pintu Haida lebih geometris, pola-pola yang berulang seperti ada ritme di dalamnya, seperti musik yang diterjemahkan ke dalam bentuk visual. Beberapa figur binatang terukir di antara pola-pola itu, elang, paus, beruang, masing-masing digambarkan memiliki makna dalam cerita Haida itu sendiri.

Hermes berdiri di depan pintu itu dengan cara yang sedikit berbeda dari biasanya. Ia terlihat tertegun, lebih banyak diam, seperti banyak kepikiran berkelebat di kepalanya.

"Tradisi Haida berasal dari masyarakat pesisir barat laut Kanada, wilayah yang sekarang disebut British Columbia dan Alaska bagian selatan. Salah satu tradisi dengan seni visual paling kaya di dunia. Totem, ukiran, tenun, semuanya bukan sekadar dekorasi tapi cara menyimpan dan menyampaikan cerita tentang garis keturunan, tentang hubungan dengan alam, tentang identitas." Hermes menjelaskan poin utama Haida, masih dengan raut wajah orang yang sedang memikirkan sesuatu.

"Identitas lewat seni," kata Amara.

"Lebih dari itu. Identitas sebagai sesuatu yang diturunkan dan dipelihara secara kolektif. Dalam tradisi Haida, kamu bukan hanya dirimu sendiri. Kamu adalah bagian dari garis panjang keturunan yang terhubung dengan leluhur sebelum kamu dan begitu seterusnya."

Signe yang berdiri di sisi kanan Raka bergerak sedikit waktu Hermes mengatakan itu. Raka memperhatikan gerakan kecil itu. Sejak melakukann misi yang pertama, Raka sudah terbiasauntuk memperhatikan hal-hal kecil di sekitarnya.

"Kondisi ruangannya?" tanya Nyx.

Lihat selengkapnya