ASAM LAMBUNG

Oleh: aisyah nur hanifah

Blurb

Pelangi adalah anak sulung yang terbiasa menjadi tempat pulang bagi semua orang. Ia mendengarkan keluh kesah yang tak pernah habis, menyimpan rahasia yang bukan miliknya, dan menguatkan hati-hati yang sedang patah. Namun tidak ada yang pernah bertanya, bagaimana jika bahu yang selama ini menjadi sandaran ternyata juga lelah menopang dunia?

Di balik tawanya yang paling riuh, tersimpan kesedihan yang tak pernah menemukan rumah. Di balik kalimat "aku baik-baik saja", ada ribuan luka yang dipendam sendirian hingga tubuhnya memilih berbicara melalui penyakit yang tak pernah benar-benar sembuh. Saat semua orang mengira Pelangi adalah perempuan paling kuat, sebenarnya ia hanya seseorang yang terlalu lama menahan tangis.

Sampai sebuah pertemuan sederhana di toko buku mempertemukannya dengan Bumi Ariksa, seorang dokter neurologi yang datang tanpa janji untuk menyelamatkan siapa pun. Bumi tidak mengetuk pintu kehidupan Pelangi dengan tergesa-gesa. Ia hadir perlahan, seperti cahaya pagi yang masuk melalui celah jendela. Namun semakin dekat mereka, semakin jelas bahwa pertemuan itu bukanlah kebetulan biasa. Sebab Bumi menyimpan sebuah rahasia yang bahkan mampu mengubah cara Pelangi memandang seluruh hidupnya.

Ketika kebenaran mulai terungkap, Pelangi harus memilih tetap hidup sebagai perempuan yang selalu terlihat kuat, atau akhirnya mengizinkan dirinya untuk rapuh. Karena terkadang luka terdalam bukan berasal dari orang yang membenci kita, melainkan dari orang-orang yang paling kita cintai.

Asam Lambung adalah kisah tentang anak perempuan pertama yang belajar bahwa menjadi kuat tidak berarti harus menanggung semuanya sendirian. Sebuah cerita yang akan membuatmu bertanya, berapa banyak Pelangi yang sedang tersenyum hari ini, padahal diam-diam sedang berusaha bertahan hidup?

Lihat selengkapnya