ASAM LAMBUNG (Kisah Anak Perempuan Pertama )

aisyah nur hanifah
Chapter #3

Pria Berhati Lembut



Samar.

Itu hal pertama yang kurasakan.

Seperti seseorang sedang berbicara dari tempat yang sangat jauh.

Ada suara langkah kaki.

Suara roda brankar.

Suara seseorang memanggil namaku berkali-kali.

"Bu Pelangi?"

"Bu Pelangi?"

"Kalau bisa dengar saya, coba buka matanya."

Aku mengernyit.

Kelopak mataku terasa berat.

Namun perlahan aku berhasil membukanya.

Cahaya putih langsung menyambut pandanganku.

Aku refleks menutup mata kembali.

"Pelan-pelan."

Suara itu terdengar lagi.

Tenang.

Hangat.

Tidak terburu-buru.

Aku mencoba membuka mata untuk kedua kalinya.

Kali ini lebih jelas.

Langit-langit putih.

Ruangan putih.

Aroma antiseptik.

Rumah sakit.

Kesadaran itu datang begitu saja.

Aku langsung berusaha bangun.

"Astaga."

Kepalaku berdenyut.

"Jangan dipaksa."

Suara itu kembali terdengar.

Dan untuk pertama kalinya aku melihat pemiliknya.

Seorang pria.

Tinggi.

Rapi.

Menggunakan jas dokter berwarna putih.

Dengan wajah yang sulit diabaikan.

Bukan karena ketampanannya.

Tetapi karena sorot matanya.

Tenang.

Sangat tenang.

Seolah tidak ada satu pun hal di dunia yang mampu membuatnya panik.

"Kamu pingsan di area parkir kantor."

Aku mengedip beberapa kali.

Berusaha mengingat.

Lalu semuanya kembali.

Basement.

Pusing.

Pandangan yang menggelap.

Lalu...

Aku tidak ingat apa-apa lagi.

"Sudah lebih baik?"

Aku mengangguk kecil.

Lihat selengkapnya