Ashen side of Sumatra

Bintang Harly Putra
Chapter #17

BAB 15 : MAP BIRU

Sande lekas membentangkan sekaligus menjabarkan isi map yang sedari tadi ia banggakan, dari keterangannya isi map itu adalah sekumpulan data forensik dari keempat korban, kucoba pahami satu-satu, jujur sebenarnya ini kali pertama aku melihat data forensik.

[FORM PEMERIKSAAN JENAZAH]




Aku tertegun melihat data forensik ini, hingga aku menyadari satu hal,

"Tunggu, kau dapat data ini dari mana?" tanyaku pada Sande, maksudku aneh sekali kalau data ini tiba-tiba turun dari langit.

"Aku diam-diam kembali ke lab Prof Afram, kutemukan data ini tersaji di tumpukan berkas-berkasnya, sudahlah tak penting dari mana data ini kudapat, yang penting dari data ini, aku bisa menjelaskan bahwa memang besar kemungkinan, korban mati karena cacing-cacing itu."

"Berarti pelakunya Prof Afram? Wah gampang sekali ternyata, ayo cepat laporkan Sande, biar aku bisa bebas juga." ucapku mengira ini sudah selesai.

"Sabar Monyet! belum tentu juga!" balasnya kesal. Ia menyambung bualannya dengan memberitahu kembali bahwa Trichinella butuh setidaknya dua minggu agar membuat orang mati, itupun dengan gejala yang nyata dan gampang terdeteksi, namun ini hanya tiga hari.

"Lah! penelitian milik Prof Afram kan sudah menjawabnya, Dongo!" balasku lanjut kesal karena dia terus-terusan membantahku.

"Iyaa Pinter! sebenarnya usai membaca lagi jurnal itu, aku menemukan satu bukti yang aneh, Afram menemukan kalau invasi cacing itu bisa dipercepat dengan adanya kombinasi Deksametason dosis tinggi, enzim hyaluronidase, serta tambahan hormon asam dafakronat."

Orang teler ini mulai lagi menyebutkan hal yang tidak aku pahami, sudahlah maksudku siapa peduli kalau kita sudah tahu pelakunya.

Lihat selengkapnya