Astrajingga

kirei_oceane
Chapter #1

|• Astrajingga

ASTRAJINGGA

Ada langit yang tak biru

tapi tenang seperti tatapanmu

Ada senja yang tak jingga

tapi hangat seperti suaramu


Kau datang tanpa suara

tapi kau dengarkan semua kata

Kau bukan puisiku

tapi entah kenapa,

setiap bait berakhir padamu


Astra,

nama yang kutulis di ujung senja


Jingga,

warna yang kau bawa di setiap jeda


Mungkin kita bukan takdir

tapi kalau takdir bisa ku-hack sedikit saja

aku ingin menulis kita berdua

di folder bernama Forever.jpg


Ansella menatap layar laptopnya sejenak. Kursor berkedip pelan, menunggu perintah terakhir.

“POSTED.”

Klik.

Ia menarik napas pelan, merasa aneh. Setiap kali menekan tombol itu, rasanya seperti menyerahkan sedikit bagian dari dirinya ke dunia.

Puisi itu terunggah di akun @hai_jingga7, menutup malam yang lembut dengan bias cahaya dari jendela.

*****

Kriiing... kriing...

Suara alarm bersahutan dengan kicauan burung di balkon kamar. Seorang gadis cantik langsung terbangun dengan semangat, merentangkan tangan sambil tersenyum lebar. Rambutnya masih berantakan, matanya setengah terbuka, tapi semangatnya pagi itu sudah penuh.

Ia menoleh ke samping, mematikan alarm yang masih setia berdering. Selesai, ia menuruni kasur dan merapikan sedikit tempat tidurnya.

Urin pillyo eopseo, dareun sign

Paint the town, choroksaegui lights

Pedare bareul ollyeo, machi bike I

 just gotta get it

Watch me go, go, go, go, go, go

I just gotta get it

Watch me go, go, go, go, go, go

I just gotta get it

Lagu milik Cortis, Boy group dari korea, - GO, mengguncang kamarnya pagi ini. Ia meraih sisir dan menggunakannya sebagai mikrofon, lalu mulai bergoyang kecil menuju kamar mandi.

Setelah sekitar dua puluh menit, ia keluar dari sana sudah dengan seragam lengkap. Rambutnya masih setengah basah, jadi ia menunduk sedikit, mengeringkannya dengan handuk sambil berjalan ke arah kasur.

Lihat selengkapnya