Ayah, Maaf

tri puji rahayu
Chapter #9

9

Di dalam rumah utama keluarga Adiyatma, Palupi meringkuk di samping tempat tidur. Ruangan itu tertutup rapat, tidak ada suara dari luar yang bisa masuk.

“Ibu... ini semua salahku. Andai saja aku menolak darah itu waktu itu, ibu pasti tidak akan pergi, kan? Ayah pasti tidak akan marah padaku, Kak Perso pasti akan tetap menyayangiku seperti dulu. Ibu, ayah marah padaku kali ini. Ayah menyalahkanku... Ibu, aku harus bagaimana? Aku takut...”

Kalimat itu keluar tanpa ditahan, mengalir begitu saja, seperti sesuatu yang sudah lama tertahan dan akhirnya menemukan jalan untuk keluar.

Setelah beberapa saat, Palupi mengangkat wajahnya. Tangannya bergerak menghapus air mata yang masih tersisa di pipinya. Ia menarik napas panjang, lalu melangkah menuju kamar mandi tanpa ragu.

Air dingin mengalir dari kepala hingga ke tubuhnya yang masih terasa berat. Setelah selesai, Palupi mengeringkan rambutnya seadanya, baru berjalan menuju meja belajar. Ia duduk, membuka buku, dan mulai mengerjakan tugas sekolahnya.

Tak lama kemudian, pintu kamarnya diketuk pelan. Kepala pelayan masuk membawa nampan makan malam dan sebuah tote bag besar.

“Nona... makan malam dulu ya. Nanti perut Anda sakit.”

Palupi menghentikan gerakan tangannya. Ia meletakkan pulpen di atas meja, dan menatap kepala pelayan lalu mengangguk.

“Butler, aku mau makan malam dulu.”

Kepala pelayan tersenyum lebar mendengar jawaban Palupi. Ia melangkah mendekat dan meletakkan nampan berisi makanan di atas meja setelah Palupi membereskan buku-bukunya.

Palupi mendongak menatapnya. “Butler, terima kasih makan malamnya.”

Kepala pelayan mengangguk ringan dan berkata, “Nona, jangan sedih lagi ya. Tuan besar sudah menyuruh saya membelikan Anda beberapa gaun baru. Nona bisa melihatnya dulu, apakah Nona puas atau tidak. Saya membelinya dengan hati-hati, mencoba mencari bahan, ukuran, dan model yang hampir sama dengan yang dibuat mendiang Nyonya.”

Palupi tersenyum, meski air matanya kembali turun tanpa bisa ia tahan.

Lihat selengkapnya