Blurb
Di balik keindahan kabut yang selalu menyelimuti Desa Cemara Lawang, tersembunyi rahasia kelam yang dikubur selama seratus tahun. Setiap 50 tahun sekali, desa ini melakukan upacara sakral bernama Penyempurnaan Jiwa — sebuah tradisi yang konon menjaga keseimbangan alam, namun di baliknya tersimpan jejak pembantaian massal yang menghapuskan satu kelompok masyarakat utuh dari catatan sejarah.
Ketika Arka, seorang peneliti sejarah yang skeptis, datang untuk meneliti naskah kuno yang ditemukan secara tidak sengaja, ia tidak menyadari bahwa ia baru saja melangkah ke dalam perangkap yang telah disiapkan sejak lama. Warga desa bersikap dingin dan penuh rahasia; pemimpin adat tampak menyembunyikan sesuatu di balik senyum ramahnya; dan sosok bertopeng yang bergerak di kegelapan mulai membunuh satu per satu orang yang berani bertanya.
Di antara pertempuran fisik, pengejaran di hutan lebat, dan teka-teki yang tertulis dalam simbol-simbol kuno, Arka harus membedakan mana kawan dan mana lawan. Karena kenyataan yang ia cari ternyata bukan sekadar sejarah, melainkan takdir yang menuntut nyawa sebagai bayarannya.