Blurb
Rumah harusnya adalah tempat paling aman buat jadi diri sendiri.
Tapi bagi Kirana, rumah justru bikin dia pelan-pelan kehilangan jati dirinya.
Saat remaja, dia ‘dipaksa" mengurus adiknya karena orang rumah sibuk dengan urusannya masing-masing.
Setelah dewasa, pola yang sama terulang. Dia ‘terpaksa" mengurus keponakannya, tentu saja karena alasan yang sama.
Tentu saja, tetap tanpa kata tolong apalagi terima kasih.
Ah, boro-boro terima kasih, capeknya gendong bayi satu jam aja nggak dilihat.
Ironisnya, waktu ‘tugas" itu akhirnya berakhir, Kirana malah hilang arah.
Setiap ditanya pendapatnya, kata "terserah" selalu jadi jawaban yang paling sering terdengar.
Dia nggak inget hal-hal yang dia suka dan inginkan.
Sekarang Kirana harus jawab pertanyaan penting.
Kalau semua orang di rumah itu bebas menjalani hidup mereka, kenapa cuma Kirana yang harus terus ngalah?
----------------------------------------------------------------
"Jagain anak kecil kan susah. Makanya ada ibu-ibu yang kena baby blues. Kasian juga Kirana, punya baby aja belom pernah, malah kena blues-nya."