Back To Home

Rizqy Kurniawan
Chapter #3

BAB 3

Hari yang dinanti sudah didepan mata. Yuna, Gerry dan Sindi bersiap pergi ke pantai. Terlihat mereka sangat sibuk dengan persiapan masing-masing sembari menunggu Toni datang menjemput.

Yuna menyiapkan beberapa bajunya untuk dia masukkan kedalam tas yang cukup besar.

Sindi fokus mengemas beberapa barang, makanan dan kebutuhan 2 anaknya.

Sementara Gerry terlihat paling santai. Hanya tampak 1 tas kecil yang dia bawa. Dengan beberapa barang saja didalamnya.

Sindi menghampiri Yuna.

"Yun, bantu adek pilih baju. Ibu mau nyiapin yang lain dulu." Ucap Sindi yang masih sibuk.

Yuna segera menuju kamar Gerry. Lalu membantu sang adik untuk mempersiapkan pakaiannya.

"Dek, mau pake baju yang mana?? Yang ini, apa ini?(Sembari menunjukkan pakaian)" Tanya Yuna coba membantu Gerry.

"Yang mana aja, terserah kakak." Fokus memakai sepatu. Wajahnya benar-benar tidak semangat.

"Yaudah kamu pake yang ini aja. Kayaknya cocok buat ke pantai. Terus yang ini buat nanti ganti disana. Kakak masukin sini ya." Memasukkan pakaian satunya kedalam tas Gerry. Dan menyuruh Gerry ganti pakaian dengan yang dia pilih.

***

20 menit mereka bersiap.

Mobil Toni sampai didepan rumah. Yuna, Sindi dan Gerry segera menuju depan rumah dengan barang bawaan mereka yang cukup banyak.

Tanpa berlama-lama Toni menata barang bawaan di bagasi mobil. Dia terlihat begitu senang saat ini.

"Udah semua? Nggak yang ketinggalan? Coba di cek dulu. Mumpung belum berangkat." Toni memastikan kepada dua anaknya dan Sindi.

"Udah semua. Aman kok. Yaudah ayo berangkat. Yuna pingin cepet-cepet sampai sana." Yuna sangat tidak sabar.

"Iya iya, ayo masuk. Kita berangkat." Toni bersiap di bangku kemudi.

Sementara Yuna dan Gerry masuk ke bangku belakang.

Sindi terlihat bingung mau duduk disebelah mana.

Toni segera turun lalu membukakan pintu depan di sebelahnya.

"Duduk sini aja. Nggak papa." Sembari membuka pintu untuk Sindi.

"Oh. Iya." Sindi masuk dengan canggung.

Mereka pun siap. Perjalanan ke pantai telah di mulai. Yuna menatap jalan dengan senyum bahagia. Sebab kenangan manis bersama keluarga yang utuh akan segera dia dapatkan lagi.

Lihat selengkapnya