Di ruang kerja dokter Raga, Galaksi meminum tehnya dengan tenang. Sedangkan Raga termenung sambil melihat lembar dokumen yang di hadapannya.
“Lalu apa saat itu kamu menjelaskan kejadian yang sebenarnya pada Lyrae, kalau Luna meninggal bukan disebabkan tertabrak mobil saat berusaha menyelamatkannya, melainkan karena tumornya yang sudah semakin membesar?” tanya Galaksi.
“Saya berulang kali menjelaskan, bahwa itu hanya kecelakaan kecil yang bahkan tidak berdampak serius.” Raga menarik napas panjang. “sayangnya di kondisi sudah memasuk fase depresi menyalahkan diri yang dialami Lyrae saat itu, tidak ada kata yang ia dengar kecuali kata dari isi kepalanya sendiri.”
“Dan kamu merasa tidak sanggup merujuk Lyrae ke rumah sakit jiwa? Sehingga kamu sibuk mencari dokter lain dan mencari saya untuk pendampingan Lyrae 5 tahun lalu?” tebak Galaksi.
Raga tertunduk penuh rasa bersalah, tanpa penyangkalan sedikitpun.
Posel Raga dan Galaksi berdering bersamaan. Galaksi melihat layer ponselnya, panggilan dari, My lovely wife dengan emot hati terpampang, Galaksi berdiri dan memberikan kode untuk akan menerima panggilan telepon tersebut, sambil berdiri dan keluar dari ruangan Raga.