“Loh, masih di sini?”
Aku mengarahkan pandanganku ke suara yang rasanya aku kenal. Ternyata perempuan berkerudung itu yang tadi meminta izin mengambil sandalnya di depanku. Ia duduk di dekatku. Senyumannya manis dan tulus.
“Teteh belum pulang?” aku balik bertanya.
“Aku masih nunggu teman,” jawabnya sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya.
Ia lalu membuka camilan yang setahuku harganya tidak murah. Dulu, Mama sering membelikanku di minimarket dekat rumah. Ia menyodorkan satu bungkus untukku. Sambil tersenyum ia terus memaksa agar aku menerimanya.
“Boleh aku bawa pulang buat adikku?” aku memberanikan diri meminta camilan itu.
Dia mengangguk, lalu merogoh sesuatu lagi dari tasnya. Dia menawarkanku untuk mengambil dua bungkus snack lagi. Awalnya aku menolak, tapi ia terus memaksa. Akhirnya aku pun mengambilnya.
“Teteh nggak malu duduk di sebelahku?” tanyaku.
“Kenapa mesti malu, aku manusia, kamu juga manusia. Aku perempuan, kamu juga perempuan. Terus, harus malu dimana?”
“Aku kucel, aku kan hanya sekadar pengamen,” ujarku sambil mengangkat kecrek, benda yang terbuat dari beberapa tutup botol dipaku agar menempel pada sebuah kayu kecil, sehingga kalau digoyang-goyang atau dipukul akan berbunyi crek-crek.
“Wah, pasti suara kamu bagus,” perempuan bemata sipit itu mencoba memujiku.
“Kalau bagus aku nggak bakalan jadi pengamen, lebih baik aku jadi penyayi aja, bukan kecrek-kecrek sambil nyanyi nggak jelas.”
Perempuan itu tertawa mendengar ucapanku. Aku pun ikut menertawakan diriku sendiri. Aku merasa nyaman dengan orang ini. Ia sama sekali tidak melihat penampilanku yang kotor. Bahkan aku sudah dua hari tidak mandi, karena Si Brewok selalu melarangku mandi pagi hari, alasannya benar-benar tidak masuk akal. Ia tidak ingin tagihan air melonjak. Ia hanya memperbolehkanku mandi malam hari saja, maklum kalau malam, ia menyuruhku mengambil air dari tempat cuci umum di luar kontrakan. Memang itu akal licik Si Brewok agar tidak rugi. Aku memilih tidak mandi sekalian, karena kalau malam, aku sudah lelah untuk memompa air dan mengangat air dari tempat cuci ke dalam kamar mandi.