Bandung, Kota yang Menunda Pulang

Intan Siti Noer Rita Daswan
Chapter #21

Tuhan Punya Rencana Manis Untukku

“Kita mangkal di sini. Ingat kataku, gunakan cara manis untuk bisa keluar perangkap,” bisik Farah ketika sampai di Saritem.

Aku mengangguk dan berjalan beriringan dengan Farah. Kami harus lapor dulu kepada Mami sebelum mulai bekerja. Biasnaya Mami akan membagi tempat mangkal. Katanya agar adil dan tidak ada yang dirugikan. Mami paling tidak mau ditentang. Tapi dengan caranya Farah, akhirnya aku bisa mendapat tempat yang enak untuk melarikan diri.

Setelah lapor ke Mami, aku dan Farah langsung menuju temat mangkal. Ketika keluar dari rumah Mami, aku melihat Si Brewok sudah ada di ujung jalan. Ia sedang mengobrol di salan satu warung kopi di pintu masuk gang. Sebenarnya, lebih tepatnya, ia mengawasi anak buahnya yang sedang bekerja dan siap menyetor lembaran rupiah kepadanya,

Farah mengajakku untuk bertemu dengan Si Brewok. Farah mengatakan agar Si Brewok tidak menaruh curiga. Aku pun setuju dengan apa yang dilakukan Farah. Hidup satu tahun dengan orang brengsek itu, membuatku paham apa yang harus dilakukan agar bisa terhindar dari dampratan Si Brewok

Ketika sedang menunggu aba-aba dari Farah, Tiba-tiba ada seorang laki-laki turun dari mobil mewah tepat di depan kami.

“Ehm!”

Lihat selengkapnya