Bara di dalam Salju

Gema Senyap
Chapter #2

Prolog

Kinasih masih berdiri di tempat yang sama-di bawah langit malam yang menggantung kelam seperti kain basah.

Tubuhnya diam, tetapi sesuatu di dalam dirinya runtuh perlahan, satu demi satu, seperti tembok tua yang retak diam-diam sebelum akhirnya roboh tanpa aba-aba.

Udara terasa dingin menusuk kulit. Angin malam menyelinap lewat sela koridor apartemen, mengibaskan ujung rambutnya yang sejak tadi tak sempat ia rapikan.

Namun dingin itu kalah jauh dibanding rasa sesak yang menumpuk di dadanya.

Ia pikir dirinya akan menangis. Atau marah. Atau pergi sebelum pemandangan di depan matanya berubah menjadi luka yang terlalu dalam untuk dijahit kembali.

Namun tubuhnya justru membeku.

Kakinya seperti dipaku ke lantai. Jari-jarinya kaku di sisi tubuh, pucat dan gemetar samar. Napasnya tersangkut di tenggorokan, berat seperti menelan pecahan kaca.

Sesekali ia menggeleng kecil-pelan, nyaris tak terlihat-seolah berharap apa yang sedang dilihatnya hanyalah salah paham murahan yang nanti bisa ditertawakan.

Sayangnya, malam tidak sedang bercanda padanya.

Semuanya terlalu jelas.

Lampu balkon yang redup jatuh lembut di wajah dua orang itu, membentuk bayangan hangat yang terasa menyakitkan di mata Kinasih.

Cahaya kekuningan itu membuat mereka tampak dekat. Terlalu dekat. Seperti dua manusia yang sudah hafal cara saling memandang tanpa perlu banyak kata.

"Jangan gitu ah..."

Suara itu membuat dada Kinasih menegang.

Ia mengenalnya. Terlalu mengenalnya.

Suara yang biasanya riuh, sembarangan, penuh tawa keras tanpa jeda, kini berubah lirih dan manja. Ada nada malu-malu yang belum pernah Kinasih dengar sebelumnya.

Asing.

Dan entah kenapa, keasingan kecil itu justru terasa paling melukai.

Kinasih mematung ketika laki-laki yang selama ini ia percaya sepenuh hati itu terlihat mencondongkan tubuh, menggoda si pemilik suara dengan begitu alami-seakan kebiasaan kecil semacam itu sudah sering terjadi di antara mereka.

Lalu tawa kecil pecah. Pelan. Tipis. Melebur bersama desir angin malam dan denting samar musik dari dalam ruangan.

Lihat selengkapnya