Bayang Rumah Luka

Oleh: Arzam Perdana Lubis

Blurb

Di balik dinding rumah yang tampak hangat dari luar, keluarga Wardana menyimpan retakan yang tidak pernah benar-benar terlihat oleh dunia. Rumah itu berdiri kokoh, namun di dalamnya dipenuhi keheningan yang perlahan mengikis hubungan di antara penghuninya.
Martin Wardana, seorang ayah yang keras dan sibuk dengan dunianya sendiri, menganggap tanggung jawab sebagai bentuk cinta yang paling nyata. Delliza Wardana, seorang ibu yang lembut namun rapuh, memilih tersenyum meski hatinya perlahan runtuh dalam kesepian. Sementara itu, ketiga anak mereka—Elvano, Kayra, dan Agatha—tumbuh dalam satu rumah, tetapi dengan jarak yang semakin hari semakin lebar.
Segalanya mulai berubah ketika Elvano menemukan sebuah surat lama di loteng rumah. Surat itu membuka kembali masa lalu yang selama ini dikubur rapat, memunculkan rahasia yang tidak pernah seharusnya diungkap. Sejak saat itu, rumah yang dulu hanya dipenuhi diam berubah menjadi ruang penuh pertanyaan, luka, dan kebenaran yang mulai memaksa untuk dihadapi.
Di tengah konflik yang semakin dalam, setiap anggota keluarga dipaksa menyadari bahwa cinta tidak selalu hadir dalam bentuk yang hangat. Kadang ia datang sebagai jarak, kehilangan, dan keputusan-keputusan yang tidak pernah mereka pilih.
"Bayang Rumah Luka" adalah kisah tentang keluarga yang retak, tentang rahasia yang mengubah segalanya, dan tentang harapan kecil yang tersisa di tengah kehancuran—ketika pulang tidak lagi berarti kembali ke tempat yang sama.

Lihat selengkapnya