Because, I Love You

Shavrilla
Chapter #9

Bab 9 — Hal yang Terasa, Tapi Tidak Pernah Diucapkan

Waktu berjalan seperti biasa.

Sekolah tetap ramai. Bel tetap berbunyi tepat waktu. Ulangan tetap datang tanpa permisi.

Tapi bagi Adel, semuanya terasa berbeda.

Ia tetap bangun pagi, tetap berangkat sekolah bersama Leon, tetap duduk di kelas yang sama. Tetap tersenyum kalau ada yang menyapa.

Hanya saja, senyumnya sekarang lebih singkat.

Leon mencoba menjalani perannya.

Ia mengingatkan Adel makan. Menanyakan jadwal pelajaran. Menunggu kalau Adel terlambat keluar kelas.

Hal-hal kecil yang terlihat perhatian.

Tapi Adel bisa merasakannya.

Tidak ada rasa gugup. Tidak ada kecanggungan manis. Tidak ada keinginan untuk lebih dekat.

Semua terasa seperti kewajiban.

Di kantin, Diana duduk di seberang Leon.

“Kamu kelihatan capek,” katanya sambil mendorong minum ke arah Leon.

Leon mengangkat bahu.

“Biasa.”

Diana menatapnya sebentar.

“Kamu baik-baik saja?”

Leon tidak langsung menjawab.

“Iya.”

Jawaban yang sama seperti Adel.

Adel duduk tidak jauh dari mereka. Ia tidak sengaja mendengar sebagian percakapan itu.

Ia tidak mendekat.

Tidak juga menjauh.

Lihat selengkapnya