Because, I Love You

Shavrilla
Chapter #26

Bab 26 — Dekat, Tapi Tidak Tergesa

Adel menyadari satu hal pagi itu.

Ia bangun dengan perasaan tenang.

Bukan karena masalahnya selesai.

Bukan karena luka menghilang.

Tapi karena ada seseorang di rumah itu yang membuatnya tidak perlu bersiaga.

Leon sudah bangun lebih dulu. Ia duduk di ruang tamu dengan laptop terbuka, kemeja rapi, rambut masih sedikit basah.

“Kamu hari ini ada kelas?” tanya Leon saat Adel keluar kamar.

“Iya. Siang,” jawab Adel sambil mengikat rambutnya.

Leon mengangguk. “Aku anter.”

Adel menatapnya. “Kamu nggak ada rapat?”

“Ada,” jawab Leon santai. “Tapi masih bisa.”

Adel tidak menolak.

Dan Leon tidak menjelaskan lebih jauh.

Di mobil, suasana lebih hangat dari biasanya. Tidak banyak kata, tapi tidak kaku.

Leon menyetel lagu pelan—lagu lama yang dulu sering diputar Adel. Adel baru sadar setelah beberapa detik.

“Kamu masih ingat lagu ini?” tanyanya.

Leon tersenyum kecil. “Aku nggak pernah lupa.”

Jawaban itu sederhana, tapi membuat dada Adel terasa hangat.

Di kampus, Leon turun lebih dulu untuk membuka pintu Adel.

“Jangan lupa makan,” katanya.

Adel tertawa kecil. “Kamu cerewet sekarang.”

Leon mengangkat bahu. “Mungkin.”

Adel berhenti sebentar sebelum menutup pintu.

“Makasih,” katanya.

Leon menatapnya. “Sama-sama.”

Tatapan mereka bertahan satu detik lebih lama dari yang seharusnya.

Hari Adel berjalan padat. Tapi pikirannya tidak berat seperti biasanya.

Ia beberapa kali mengecek ponsel—bukan karena menunggu pesan, tapi karena ingin memastikan Leon baik-baik saja.

Lihat selengkapnya