Bengawan Solo dan Hujan

Oleh: Zahrah Qolbaina Ariybah

Blurb

Cerita berawal dari tahun 1929 di Hindia Belanda. Saat itu, Maryam ialah seseorang pejuang jurnalistik untuk melawan penjajah bersama suaminya, Musa. Namun, sejak kematian Musa, dia harus menjalani wasiat suaminya untuk pergi ke kampung halaman suaminya, Bojonegoro. Kala itu Bojonegoro adalah kawasan yang miskin dengan tanah yang tandus. tanpa daya tarik sama sekali.

Namun, di kawasan itulah, dia bertemu dengan Harun, lelaki eropa yang bisa jadi adalah mata-mata Belanda, dengan Yahya, sepupu dari Musa yang penuh rahasia.

Semua tokoh dan cerita hanya fiktif belaka

Lihat selengkapnya