Blurb
Kecelakaan beruntun itu membuat Avanya dan Avilla kehilangan kedua orang tuanya. Bayi kembar yang masih berusia 4 bulan terpaksa menelan pil pahit kehidupan.
Perdebatan keluarga besar mulai terjadi. Tak ada satu pun yang mau merawat mereka. Hanya karena, tak ada warisan sepeser pun yang bisa dijadikan jaminan hidup. Akhirnya, Aluna Candra Cantika memutuskan untuk mengadopsi Avanya dan Avilla. Perempuan yang baru berusia 20 tahun itu dengan berani mengambil peran sebagai orang tua. Meskipun, ayah, ibu, dan kakaknya menentang. Ia tetap pada keputusannya.
Hingga akhirnya, virus merah jambu itu merenggut hatinya. Aluna mulai gamang. Di satu sisi, ia ingin membina rumah tangga dengan sosok yang disukainya saat ini. Namun, di sisi lain, ia tidak bisa meninggalkan Avanya dan Avilla yang sudah lima tahun hidup bersama.