Bertahan atau Hancur

ravella han
Chapter #3

3. Anak kita?

Sore itu, di depan rumahnya, di tengah hujan tipis, hidup yang selama ini tenang... runtuh tanpa suara.


"Aku memberinya nama Zefanya, karena nama itu berawal huruf Z. Sama seperti nama ayahnya, Zenan."


Willa berdiri di sana, menyaksikan kenyataan yang tak pernah ia bayangkan akan terjadi dalam hidupnya.


Udara sore itu seperti menahan napas-membiarkan kata-kata Valeria menggema, memantul di dinding, dan menusuk ruang-ruang paling sunyi dalam rumah itu.


Zenan menelan ludah. Ia melangkah setengah langkah, ingin maju, ingin mundur, ingin berbicara, ingin diam-semua bercampur jadi satu. 


"Valeria... apa maksudmu 'anak kita?'" Suaranya bergetar, meski berusaha tetap tenang.


Valeria tampak tenang, sejenak ia memejamkan matanya. Tatapannya yang tajam itu kini kembali melihat Zenan, seolah telah menyiapkan diri untuk reaksi paling buruk. 


Lihat selengkapnya