Biarkan aku menentukan pilihanku sendiri

Oleh: Afandi

Blurb

Kandek, seorang wanita berusia 75 tahun, menjalani sisa hidupnya dengan tenang di sebuah desa yang damai. Di usianya yang senja, tak pernah ia bayangkan bahwa cinta akan kembali mengetuk pintu hatinya—bahkan datang dari dua arah yang tak biasa.

Wahyu, pemuda berusia 25 tahun, hadir dengan semangat, perhatian, dan ketulusan yang menghangatkan hari-hari Kandek. Di sisi lain, Adi, pria matang berusia 60 tahun, menawarkan kenyamanan, kedewasaan, dan kesamaan pengalaman hidup yang membuat Kandek merasa dipahami.

Di tengah bisik-bisik masyarakat dan penilaian orang-orang sekitar, Kandek dihadapkan pada pilihan yang sulit: mengikuti norma yang diharapkan orang lain, atau mendengarkan suara hatinya sendiri. Perjalanan batin ini membawa Kandek pada sebuah keberanian—bahwa cinta, di usia berapa pun, adalah hak setiap manusia.

Dengan keyakinan penuh, Kandek bertekad untuk menentukan jalannya sendiri, tanpa tunduk pada tekanan siapa pun.

Lihat selengkapnya