Bidadari Dari Negeri Ginseng

Bias Divhanka
Chapter #13

Sebelum Cahaya Itu Datang

FLASHBACK


Malam di Surabaya berlalu dengan tenang. Dari jendela kamar hotel, lampu-lampu kota berpendar seperti bintang yang jatuh ke bumi. Seo Yeon berdiri cukup lama di sana. Perjalanan mereka sudah hampir berakhir.

Jakarta.

Yogyakarta.

Solo.

Semarang.

Malang.

Surabaya.

Banyak kota telah mereka datangi. Banyak wajah telah mereka temui. Namun tanpa disadari, ada sesuatu dalam dirinya yang ikut berubah.

Bukan perubahan besar.

Bukan sesuatu yang bisa dijelaskan dengan mudah.

Hanya perasaan bahwa hatinya terasa lebih tenang dibanding beberapa bulan terakhir.

“Apa karena aku sedang liburan?” gumamnya.

Namun jauh di dalam hati, ia tahu jawabannya bukan itu.

Keesokan paginya, mereka melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi. Kereta bergerak perlahan meninggalkan kota. Di luar jendela, hamparan sawah hijau terbentang luas. Sesekali terlihat petani berjalan di pematang dan anak-anak kecil berlarian di dekat rumah-rumah sederhana. Hae-rin yang biasanya paling banyak bicara justru tampak tenang.

“Aku tidak ingin pulang,” katanya tiba-tiba.

Puspa tertawa kecil..“Baru beberapa minggu di Indonesia sudah betah?”

“Aku serius.”

“Korea juga rumahmu.”

“Iya. Tapi...” Hae-rin memandang keluar jendela. “Di sini rasanya berbeda.”

Seo Yeon tersenyum tipis.

Ia memahami maksud adiknya.

Entah kenapa, negeri ini memang memberi rasa hangat yang sulit dijelaskan. Bukan hanya karena tempatnya, melainkan karena orang-orangnya.

Menjelang sore mereka tiba di Banyuwangi. Namun Puspa tidak langsung mengajak mereka menuju pelabuhan.

“Aku ingin menunjukkan satu tempat sebelum kita menyeberang ke Bali.”

“Ke mana?” tanya Hae-rin.

Puspa tersenyum misterius. “Kalian lihat saja nanti.”

Beberapa saat kemudian, mobil memasuki kawasan yang luas. Seo Yeon memandang keluar jendela. Matanya langsung membesar. Padang savana membentang sejauh mata memandang. Langit biru terlihat sangat dekat. Beberapa rusa tampak berlari bebas. Angin membawa aroma rumput liar.

Lihat selengkapnya