BINAR CAHAYA INFLUENCER

ahmadbarnash
Chapter #18

Sudut Sempit Rafi

Pecahan kaca jendela berserakan di atas lantai kayu studio Blok M. Sebuah batako kecil seukuran kepalan tangan tergeletak di dekat kaki tripod, mengakhiri kedamaian tempat yang dulunya menjadi ruang suci bagi idealisme Rafi Gunawan. Di luar, klakson kendaraan menderu di bawah rintik hujan, namun di dalam studio, teror yang terjadi jauh lebih sunyi dan mematikan.

Rafi duduk di lantai, bersandar pada meja kerja komputernya. Rambut gondrongnya berantakan, dan wajahnya tampak sepuluh tahun lebih tua. Matanya merah karena kurang tidur. Di tangannya, gawai berlayar retak itu terus menampilkan layar panggilan: *Anya Pramesti – Memanggil...* lalu diikuti oleh suara operator otomatis yang dingin: *"Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan."*

"Sial, Anya... kamu di mana?" bisik Rafi, suaranya serak.

Rafi berada di sudut paling sempit dalam hidupnya. Doxxing massal telah menguliti seluruh eksistensinya. Setelah grup Telegram membocorkan foto pelarian Anya dari studionya, netizen bergerak bagai kawanan serigala yang kelaparan. Dalam waktu enam jam, alamat lengkap studionya, nomor ponsel pribadinya, nomor rekening bank, hingga riwayat keluarganya disebarkan secara bebas di jagat maya oleh kubu **#TeamRezaAnya**.

Tuduhan untuknya sudah tidak bisa dinegosiasikan: ia adalah seorang predator moral, pemeras berkedok seniman, dan kaki tangan politik korporat yang dibayar 500 juta rupiah untuk menjebak istri seorang pengusaha. Bukti transfer bank yang diretas dari rekening studionya—meski itu adalah uang paksaan yang tak pernah ia inginkan—menjadi bukti tak terbantahkan di pengadilan opini publik.

Ia mencoba membuka situs portofolio fotografi profesionalnya yang ia bangun selama hampir satu dekade. Situs yang dulunya berisi apresiasi dari para kurator seni internasional, kini telah berubah menjadi papan pengumuman jagal.

### **[PORTFOLIO WEBSITE & EMAIL INBOX COMPROMISED]**

**URL: www.rafigunawan-photography.com/guestbook**

Lihat selengkapnya