Bintang Megah

WillsonEP
Chapter #13

Libur Telah Tiba

Keesokan harinya. Seluruh murid sudah berkumpul di kelas masing-masing untuk pembagian rapor yang dibagikan oleh wali kelas. Proses pembagian berlangsung dengan lancar. Satu jam berlalu, seluruh murid telah memegang rapor masing-masing. Ada yang bergembira karena hasil yang didapat memuaskan, ada yang bergembira karena libur telah tiba meskipun mendapat nilai yang pas, ada juga yang bersedih karena nilainya kurang bagus.

Setelah dilakukan penutupan oleh wali kelas masing-masing, seluruh murid dipersilakan meninggalkan kelas. Mereka mulai berhamburan keluar kelas sambil berteriak, “Yes, libur telah tiba!” sambil berjalan menuju parkiran. Saat ini, Julian, Jessica, dan James sudah berada di parkiran menunggu jemputan.

“Semua barang-barang kamu sudah dibawa ‘kan, Jul?”

“Aman, Jessica. Gue udah bawa semuanya.”

“Cie, cie, ada yang perhatian nih. Gue nggak ditanyain nih?”

“Eh, iya lupa. Kamu gimana, James? Semuanya udah dibawa?”

“Aman. Barang bawaan gue emang dikit. Hmm … kayaknya ada yang beda sama kalian.”

“Memangnya keliatan banget ya, James?”

“Banget, Jessica. Kalian jadian?”

“Iya.”

“Wah, congrats. Kapan jadiannya?”

Thanks, James. Kami baru jadian kemarin.”

“Wah, PJ jangan lupa, Jul! Kalian pacaran kok nggak bilang-bilang sih.”

“Iya, iya, menyusul.”

Tak lama, mobil yang menjemput James tiba.

“Gue duluan ya?”

“Oke, hati-hati,” jawab Julian dan Jessica kompak.

Mobil yang ditumpangi James berlalu meninggalkan Julian dan Jessica berdua.

“Oh, iya Nania sama Aluna mana?”

“Tadi sih mereka pamit ke toilet. Bentar nyusul.”

“Oh, gitu.”

Selang beberapa saat, Nania dan Aluna muncul.

“Hai, untung kamu belum keburu pulang.”

“Kok lama sih kalian?”

“Biasa si Nania sibuk tacap dulu. Pacarnya mau jemput.”

“Iya, dong. Biar Gery makin cinta sama gue.”

“Oh, gitu. Pantes. Tuh, Gery datang.”

Guys, gue pamit duluan ya! Jangan pada iri ya sama gue.”

“Wah, jangan gitu dong, Nan. Jomlo itu bebas dan bahagia!” respons Aluna tidak terima. Sementara Julian dan Jessica memilih tidak berkomentar apapun.

Bye, semuanya!”

“Duluan semuanya,” pamit Gery sebelum melajukan motornya meninggalkan area sekolah.

“Lo pulang dijemput, Jess?”

“Iya, dijemput. Kalau kamu sendiri?”

“Gue naik taksol, soalnya orangtua aku masih di luar kota.”

“Oh, gitu. Hati-hati ya, Lun.”

“Nah, itu taksinya udah dateng. Gue duluan ya, Jess, Jul. Jul, tolong jagain Jessica ya! Minimal sampe dia dijemput baru lo pulang.”

“Pasti gue jagain. Lo nggak perlu khawatir.”

Lihat selengkapnya