Bintang Panjer Wengi

Oleh: Prasetya

Blurb

BINTANG PANJER WENGI

Di lereng Gunung Kawi, pada sebuah malam yang masih menyimpan luka sejarah, seorang bayi lahir ketika negeri sedang diliputi ketakutan.

Namanya Damar Jati.

Ia tumbuh di antara tiga dunia: ajaran Islam dari langgar dan pesantren, kebijaksanaan Jawa dari Mbah Sastro, serta pelajaran tentang bangsa dan negara dari sekolah. Dari ketiganya, Damar belajar membaca dunia—tetapi juga belajar mempertanyakan mengapa manusia sering terbelah oleh perbedaan yang seharusnya dapat dipertemukan.

Ketika kemiskinan membuat seorang anak dipermalukan, ketika sejarah membuat sebuah keluarga dijauhi, dan ketika kekuasaan mulai tampak bukan sekadar soal siapa yang memerintah, Damar mulai memahami bahwa hidup tidak pernah sesederhana benar dan salah.

Di tengah sawah, kitab-kitab tua, tradisi Jawa, doa, dan bayang-bayang sejarah 1965, ia menemukan pertanyaan yang kelak akan membentuk jalan hidupnya:

Jika cahaya kebenaran ada di dalam diri setiap manusia, mengapa begitu banyak orang memilih berjalan dalam gelap?

Bintang Panjer Wengi adalah kisah tentang seorang anak yang tumbuh bersama luka bangsanya—tentang persahabatan, iman, tradisi, kekuasaan, dan pencarian makna menjadi manusia.

Sebab terkadang, cahaya paling terang justru lahir dari malam yang paling panjang.

Lihat selengkapnya