Black Horizon tampil di sebuah tempat konser di Jakarta, Indonesia. Di tanggal yang telah tercantum dalam tiket konser. Lampu panggung menari ke sana - sini di konser menyinari penonton, kru konser super sibuk di balik panggung, penonton sangat ramai menandakan mereka antusias. Black Horizon baru pertama kali mengadakan konser Jakarta. Konser perdana di ibukota dengan tiket sudah sold out sejak dua bulan lalu.
Terlihat di atas panggung, Sammy berdiri sambil membenarkan mic stand. Wajah tenang, semangat membara di depan para penonton. Jason, yang berada beberapa langkah di belakang dengan gitar stratocaster, tersenyum lalu berkata pelan.
Jason : “Lihat tuh, Sam. Jakarta banyak fans pengagum kita.”
Sorakan dan tepuk tangan penonton, teriakan histeris menggema. Para fans Black Horizon mayoritas kaum hawa terlihat berdiri, melompat, menjerit memanggil nama Sammy dan Jason. Jason dan Sammy sendiri adalah vokalis utama Band Black Horizon. Lampu panggung sengaja dipadamkan. Gelap seketika. Boom! Cahaya biru menyala saling bersahutan di panggung.
Sammy melangkah ke depan dan membiarkan menyatu dengan energi ribuan orang. Ia menyanyikan lagu andalan mereka, “Take it easy”, musik keras dan selalu memukau para penggemar. Penggemar pada malam konser tak hanya dari Indonesia, banyak dari negara tetangga, Malaisya dan Singapura mereka bela - belain datang ke Indonesia. Suara band memenuhi, menggetarkan tembok stadion tempat Black Horizon konser.
Di barisan depan, di tengah ribuan fans yang melompat-lompat dan yang melambaikan tangan, terlihat salah seorang gadis Indonesia berwajah lembut namun tajam tatapan matanya. Tidak berteriak, melompat, maupun mengulurkan tangan ke arah vokalis di panggung seperti yang lain. Ia hanya tersenyum. Anggun, tampak tenang dan mulut menirukan nyanyian yang dibawakan oleh Sammy dan Jason Black Horizon. Pandangan nan hangat, pengangum yang tidak atraktif dengan mata tetap mengikuti Sammy dan band membawakan lagu perdana mereka. Kebetulan Sammy melihatnya.
Sekilas, sepersekian detik dada sang vokalis ganteng penuh kharisma berasa tersengat listrik. Sejenak Sammy kehilangan tempo lagu penonton tak melihatnya salah, hanya sesaat, membuat Jason yang menyadari Sammy salah nada langsung melirik tersenyum heran ke arahnya. Sammy tak bisa fokus, di beberapa lagu yang ia bawakan seringkali pikiran terpecah mencari gadis cantik yang memakai kardigan biru dan celana jins terang warna senada.
Gadis berbaju kasual rambut hitam lembut, tatapan kalem ternyata adalah gadis Batak yang tinggal di Cengkareng Jakarta, ya….dialah Merry Purba. Gadis itu berbeda….bukan karena cantik, tiba - tiba hati Sammy langsung “nyantol’’ entah setan cinta apa yang udah membuat hatinya meleleh.
Sammy Marion, vokalis utama, dari Australia terbiasa hidup dalam cinta sesaat, dengan fans pemujanya… terpaku pada seorang gadis cantik, putih dan elegan. Akankah Merry adalah cinta yang kesekiannya?….Entahlah…..
Dua jam usai konser begitu heboh, serasa membakar kota Jakarta dengan suara band yang meledak-ledak. Sammy dan personel band Black Horizon turun menuju backstage, disambut riuh rendah penonton sebelum mengucapkan perpisahan bahwa konser belum berakhir, masih ada besok. Bodyguard dan asisten Black Horizon, kru, teknisi, terlihat sibuk. Sammy langsung duduk di kursi ruangan khusus yang disediakan bagi vokalis dan personel band Black Horizon. Sembari mengusap keringat dengan tisu kering yang diberikan Laura asistennya, napas terengah - engah kayak habis dikejar anjing. Jason menghampiri menepuk bahu Sammy. Jason adalah sahabat sejak SMP. Ketika Black Horizon belum menjadi apa - apa sampai seperti sekarang telah terkenal, banyak dipuja selalu jadi trending topik di setiap media cetak maupun online. Mereka sudah tour di lebih 135 negara, termasuk Indonesia.
Jason : “Bro, tadi lo sempet blank. Gue perhatiin, perempuan di depan panggung mencuri perhatianmu, kah..?”
Sammy menatap Jason sebentar.
Sammy : “Lo lihat juga?”
Jason : “Lah gue kan ada di samping bareng lo, Sam. Muka lo ga bisa bohong kalo lagi jatuh cinta dadakan.” kata Jason menggoda.
Sammy tertawa dan perasaan bahagia memenuhi relung - relung hati, padahal bukan karena usai manggung beberapa menit lalu, hanya karena seorang gadis penggemarnya.
Jason : “I don’t know, Jason… she’s… different.”(Aku tidak tahu, Jason… dia… berbeda)
Jason : “Bilang aja lo naksir. Udah..titik….., siapa…? Fans….? Yaelah Sam, dari dulu elu selalu begitu kalo liat perempuan cakep, pasti habis ini langsung bilang, “bedalah, gak kayak yang lain lah”, udah apal aku mah…coba kemana aja mereka?”
Jason bertanya dengan nada usil.
Apa yang ada dalam pikiran Sammy? Bukan tiket band yang ludes atau bayaran yang bakal ia terima, tenar? udah dong, uang udah ada yang handle, teman? banyak….yapppp….karena seorang gadis yang menonton konser telah mengusik hati, artinya ia harus mengenal lebih jauh….….aduh…Sammy …. lagi - lagi yang ia inginkan wajib didapat dengan instant.
Sammy : “Gue mau ketemu dia……”, kata Sammy tegas dan yakin.
Jason udah ga kaget lagi dengan kelakuan sahabat Sammy, udah sekian kali, terbiasa si Sammy kayak gitu.
Jason : “Ha….?! Sammy Marion, Mr. Gonta - ganti pasangan, tiap bulan, minta dicariin pasangan lagi?”, kata Jason lagi - lagi dengan senyum usilnya.
Sammy : “Eits …. Jason. Gue serius.”
Sammy berdiri, meraih jaket kulit. Lalu menemui Laura, Max dan Pablo.
Sammy: “Gue harus tahu namanya. Sekarang….!.”
Jason yang melihat menggelengkan kepala.
Jason : “Hmmm…..anak ini bener - bener niat banget, coba kalo belum terkenal …. “
Jason tertawa dalam hati.
Bukan Sammy namanya, si paling gak sabaran, semua keinginan hati harus dipenuhi cepat. Dia gak bakal tenang tidur kalau belum tercapai. Kru penyelenggara tentu dibuat pusing. Kedua bodyguard Sammy kebingungan. Bagaimana mencari satu gadis di antara ribuan? Sammy mendeskripsikan gadis itu dengan detail. Lalu dengan bantuan CCTV panitia, segera mendapatkan gadis yang dimaksud Sammy.
Sammy : “Celana jins biru terang. Rambut hitam. Dia nggak teriak-teriak. Berada diantara penonton baris depan bagian tengah tepat di bawah panggung band.”
Bodyguard Max dan Pablo saling pandang, Laura….? Udah hafal juga kelakuan Sammy kek gimana. Laura adalah asisten yang ngurusin ini itu dari wardrobe, pernak - pernik, makan, make-up, sepatu ah banyaklah kebutuhan lain yang tak bisa disebutkan. Laura gadis muda yang cekatan dan smart, dibalik itu dia adalah sosok yang santai dan profesional semua urusan kerjaan Sammy dibawah handlenya.