Cengkareng, 27 Januari 2025…..
Sammy Marion akan melamar Merry Purba. Sammy bukanlah laki - laki sembarangan. Vokalis band dari Australia, Black Horizon. Di mata dunia rocker terbiasa dengan hidup tak teratur. Tak demikian bagi Sammy, dia adalah pria humble dan low profile ketika di luar panggung konser, selebihnya hanya musik di panggung yang keras, bergaya badboy dan banyak perempuan yang menjadi cinta sesaat.
Sejak pertemuan dengan Merry, Merry telah mengubah dunia Sammy, Sammy menjadi bucin usai konser Black Horizon sebulan lalu. Merry pada akhirnya memilih Sammy dengan pertimbangan yang cukup sulit, diskusi yang alot bersama kedua orang tua Merry. Menerima Sammy harus siap dengan perbedaan latar belakang, budaya, bahasa dan masih banyak yang harus dijalani. Meski keputusan yang diambil terlalu singkat, papa mama Merry memberikan restu mereka bisa melangsungkan pertunangan.
Ketika Sammy pulang di Australia dan Merry di Jakarta, mereka menjalani hubungan asmara long distance relationship (LDR). Kehidupan keduanya yang berbanding terbalik, Sammy menghabiskan sembilan puluh persen untuk tour di berbagai negara, latihan band bersama Jason dan personel Black Horizon, kesibukan lain menjadi dosen tamu di universitas musik di Sydney. Sammy dan band Black Horizon telah memenangkan tiga kali berturut - turut kompetisi band di Amerika sebagai band terbaik di tahun 2020 sampai 2004, sedang Merry? gadis biasa, kegiatan tiap hari mengikuti perkuliahan, pulang ke rumah, anak yang baik dan patuh orang tua, sesekali nongkrong sama teman kuliah. Ia bukan dari kalangan selebritis.
Sebelumnya, di Selandia Baru…..
Sebulan break konser Black Horizon, Sammy berkesempatan libur. Kesempatan ia gunakan untuk pulang mengunjungi orang tua di Selandia Baru. Tentu saja papa mama bahagia, anak semata wayang yang ganteng sedunia ingat rumah. Seringnya sih papa mama yang datang ke Sydney. Sore penuh kehangatan karena kedatangan Sammy di tengah keluarga. Ia memberanikan diri bicara yang mengungkapkan bilamana telah “kepincut” pada seorang gadis Indonesia, bernama Merry Purba.
Sammy : “Dad, I’m going to propose to Merry.”, (Ayah, aku sudah memutuskan untuk melamar Merry.)
Sammy bercerita bertemu gadis pujaan yang kini tinggal di Jakarta ketika Black Horizon konser di stadion konser di sana. Suara deburan ombak menemani di rumah keluarga Marion, kebetulan berdekatan dengan pantai, pantai yang tenang dengan ombak tak terdengar keras. Kata-kata Sammy mengejutkan bagi pak Marion. Masalahnya Sammy masih muda banget, berusia 21 tahun, masak mau nikah.
Pak Marion : “Sammy… you are kidding, right?”, (Sammy… kamu serius? Kamu bercanda, kan?).
Sammy : “No, Dad. I’m serious. She’s the one.”, (Tidak, Ayah. Aku serius. Merry-lah orang yang ingin kunikahi).
Mama Rebecha terlihat antara terharu dan tak percaya.
Mama Rebecha : “Oh darling… you finally sound sure about something.”, (Oh, nak… akhirnya mendengar komitmen dengan yakin pada sesuatu.), ucapnya sambil mengelus bahu Sammy.
Jason yang tengah duduk di sofa, juga diajak main ke rumah papa mama, nginep gak lama, cuma dua hari, habis itu mereka akan balik lagi ke Sydney,
Jason : “I’m coming with you, bro. I’ll help with the translation. Don’t worry, I’ll say it straight from your heart.”, (Aku ikut denganmu, bro. Aku yang akan membantu menerjemahkan. Jangan khawatir, aku akan menyampaikan semua yang ada di hatimu.”, kata Jason dengan lantang.
Sammy : “Deal, brother.”, (Siap, bro.)
Sore yang cerah menjadi babag baru bagi Sammy sang vokalis telah mengambil keputusan yang mengubah hidup. Restu dari kedua orang tua telah dikantongi. Betapa bahagia melebihi apapun baik uang, ketenaran, bahkan piala kemenanganpun masih kalah dengan suasana hatinya.
Di studio Black Horizon…..
Ha…..Sammy Marion mau lamaran? Sammy dikenal playboy. Kali ini membuat personel Black Horizon terkejut dan heran. Begitu berita jadi pembicaraan, tiba - tiba ia hendak melamar fans dari Indonesia. Mereka gak yakin bahwa Sammy adalah laki - laki yang berkomitmen apalagi setia, terlebih pak Ben manajer Black Horizon. Usai band Black Horizon latihan, Sammy memberanikan diri untuk ijin break dari latihan dan konser.
Pak Ben : “Kamu yakin, Sam….? Mau ngelamar gadis pujaanmu?”
Sammy : “1000 persen yakin pak….”
Pak Ben : “Lah…cewek - cewek kemarin kamu kemanain….?”
Sammy : “ Saya sudah selesai pak, ga ada lagi hubungan sesaat, saya berkomitmen tidak lagi bersama mereka, udah capek dan insaf.”
Pak Ben : “….Hahhahha….aduh Sam….mimpi apa aku semalam ya….denger kamu bilang mo lamar anak orang ?”
Sammy : “Ya pak Ben, sebulan lalu kita ngeband di Jakarta, saya jatuh cinta pada pandangan pertama, tepat di bawah panggung konser, awal kami bertemu, gadis Indonesia telah meluluhkan saya, gak tau kenapa, gak pernah ngerasa seperti ini sebelumnya, kami saling jatuh cinta, saya berani mengungkapkan cinta padanya pak…, pada hari ketiga usai konser terakhir…. bertemu dengan pengawalan ketat dari jauh, saya mengajak Max dan Pablo untuk menjaga, agar tak ada orang yang mengenali.”
Pak Ben : “Ya udah….., pak Ben doakan langgeng dan kamu harus setia padanya, ga semua selebritas setia Sam, peraturan tertulis juga memperlihatkan, kita ga boleh main - main dengan pasangan hidup.”