BORN TO BE PANDAWA

Nurul Awaliyah
Chapter #24

EPILOG

BimaKarin


"Nama saya Bima Sena. Saya di sini sebagai Tour Leader bapak dan ibu dari perusahaan Minimarket Sejahtera. Tujuan kita adalah ke Jogja. Dengan daftar tempat wisata yang sudah saya bagikan, bisa dilihat untuk jadwal selengkapnya juga di sana. Apabila ada yang membutuhkan sesuatu, bisa ke saya dan rekan Tour Leader lainnya. Kami menyediakan P3K dan air mineral yang akan tersedia di setiap bus. Baik, sebelum kita berangkat. Alangkah lebih baiknya kita semua berdoa terlebih dahulu agae diberi keselamatan dan kelancaran baik saat perjalanan menuju ke sana, atau pun nanti saat kembali ke sini. Berdoa di mulai. Berdoa selesai."

Setelah memberi pengarahan awal, Bima merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel. Ia berniat untuk menelepon seseorang.

"Halo, Rin. Aku baru mau berangkat, nih. Kamu di mana?... Oke hati-hati ya, Rin. Safety first... Oke. Nanti berkabar lagi, Rin... Oke..."


.....


BagasLana


"Saya pesan satu Green Tea Latte saja, Mbak."

"Saya pesan satu kentang goreng... pake nasi ya, Mbak."

Bagas melongo. Lantas terbahak-bahak. "Lana, kamu sebenarnya datang dari mana, sih? Dari istana Pandawa atau dari planet lain? Makan kentang kok sama nasi."

"Jangan salah, Gas. Di istanaku bebas, apa saja boleh di makan. Entah itu kentang sama nasi. Atau nasi sama mie instan. Bahkan, Mas Bima bisa makan siomay campur nasi. Bagi kami nasi adalah segalanya."

Bagas tertawa sampai seakan mau pingsan. "Oke. Oke. Aku percaya. So... gimana? Kamu akan ikut lomba kompetisi menulis yang kemarin diumumkan Bu Indah?"

Kulana menggeleng dengan yakin.

"Lho? Kok tumben?"

"Bagas, aku mau berhenti dulu."

"Seorang Kulana berhenti dulu? Yakin?"

"Orang bilang, menulis itu menyembuhkan. Tapi, aku malah sakit. Banyak paniknya. Banyak takutnya. Gak bahagia. Tapi, yang salah bukan nulisnya. Aku yang salah. So... istirahat kayaknya pilihan yang tepat. Sampai aku merasa kalau menulis itu adalah proses yang harus membahagiakanku, bukan menyakiti aku. Baru aku akan mulai lagi."

"Its okay, Lana. Take your time."


.....


JunaLaras

Lihat selengkapnya