Break My Loneliness

nur aeni
Chapter #3

Mau ikut siapa ?

Saat mengetahui bahwa olive sudah meninggal aku langsung bergegas membangun kan tante Siska yang sedang tidur di sofa seketika tante bangun dan langsung memanggil dokter dan perawat . Di sela aku menunggu Tante Siska yang berlari memanggil dokter keluar ruangan aku berdoa terus menerus berharap bahwa olive bisa hidup lagi entah bagaimana cara nya aku menangis tak karuan aku muak dengan kematian yang terus menerus terjadi di depan mata ku sekali lagi merenggut teman yang baru ku kenal . Kenapa orang baik cepat meninggal ?? Entah kenapa aku merasa marah sampai aku merasa pundak ku di sentuh sesuatu ,aku pun menoleh .

Itu ibu hantu ku yang berusaha mungkin menghentikan ku berdoa seakan semua tidak akan bisa di cegah hanya dengan berdoa ,ibu ku menggelengkan kepala seperti berkata sudah Zain ....olive sudah tidak ada di dunia ini itu sia- sia . aku pun menangis sejadi jadi nya.                                

Malam itu dokter datang dan memeriksa olive dan tidak lama ayah nya olive juga datang tampak histeris melihat anak nya yang sudah meninggal seperti sebuah penyesalan besar terlukis di wajah nya ,lalu kain putih di bentangkan oleh dokter menutupi sekujur badan olive dan membawa olive pergi dari ruangan ku meninggalkan aku sendiri di sini .

Seminggu berlalu setelah kepergian olive dari ruangan itu dan aku pun di nyatakan sudah sehat dan meninggalkan rumah sakit ,lalu aku di bawa pergi ke sebuah tempat dengan tante setelah nya saat di mobil tante mulai berbicara agak serius kepada ku .

" Zain kita mau pergi ke kantor pengacara orang tua kamu ,untuk membahas selanjutnya Zain mau tinggal sama siapa nanti "

Aku terdiam bukan nya tempo hari Tante bilang aku akan di taro di panti asuhan ??

" Zain ternyata ada beberapa kerabat dari keluarga besar papa yang mau merawat kamu ,tapi Zain... " Tante tampak berat untuk menjelaskan

" Tante pernah di ceritakan sama mama kalau mereka itu tidak terlalu akrab dengan papa , punya hubungan kurang baik dan papa dulu sempat di tentang untuk menikah sama mama Zain sama mereka . Jadi mama dan papa merantau di jakarta "

" Aku ga kenal sama mereka tan ..aku mau sama Tante aja bisa ga ? " Aku menatap tante menunggu jawaban

" Zain..Tante masih punya banyak kekurangan finansial untuk saat ini, Tante hanya bisa menitipkan zain ke panti tapi pasti tante bakal menjenguk Zain kok kalau memang Zain mau di asuh di bawah pengawasan Tante .dimana pun kamu berada ,Tante akan selalu menjenguk Zain karna Tante cuma punya Zain yang tersisa jadi Zain itu amanat dari mama untuk Tante jaga " Tante juga menatap ku dengan mata berkaca- kaca .

Aku terdiam .. aku tidak mau sendirian tapi aku tidak pernah kenal kerabat dari ayah selain Tante Siska .

Lihat selengkapnya