Bukan Jalan Pulang

Oleh: Yunita R Saragi

Blurb

Ibuku pernah mengajariku satu hal.

"Jangan pernah percaya pada bapakmu."

Katanya, laki-laki itu pemalas. Miskin. Pemabuk. Bajingan yang meninggalkan istri dan anaknya. Jadi selama dua puluh tahun lebih, aku tidak pernah merasa kehilangan seorang ayah. Aku hanya merasa punya seseorang yang wajib mengirim uang sesekali.

Lalu Ibu meninggal.

Dan suatu pagi, sebuah mobil sedan tua terparkir di halaman rumahku.

Mobil itu dikirim oleh laki-laki yang paling kubenci.

Di laci dashboard-nya tersimpan peta perjalanan. Bukan menuju tempat wisata. Bukan pula menuju harta karun. Melainkan menuju orang-orang yang pernah hidup bersama kedua orang tuaku.

Satu per satu mereka kutemui.

Satu per satu mereka bercerita.

Anehnya, tidak ada cerita yang sama.

Aku berangkat untuk mencari tahu siapa yang selama ini berbohong.

Yang kutemukan justru sesuatu yang jauh lebih rumit.

Barangkali hidup memang tidak pernah sesederhana memilih siapa yang benar dan siapa yang salah. Ada manusia yang tampak jahat dalam satu cerita, tetapi menjadi penyelamat dalam cerita yang lain.

Lalu... cerita siapa yang harus kupercaya? Atau sejatinya hidup bukan tentang percaya atau tidak percaya kisah-kisah yang diceritakan orang lain kepadamu, melainkan bagaimana kau membangun kisah-kisah terbaik tentang dirimu sendiri.

Lihat selengkapnya