BUKAN MAIN SAHAM

Prasetya
Chapter #8

Bab 8 KETIKA SERAKAH MULAI BERBICARA

Bab 8 KETIKA SERAKAH MULAI BERBICARA

Senin pagi.

Sony membuka aplikasi saham sebelum menyikat gigi.

+31,7%.

Ia mengucek mata.

Kemarin masih 23 persen.

Sekarang sudah lebih dari 30 persen.

Sony tersenyum lebar.

"Gila..."

Ia duduk di pinggir tempat tidur.

Untuk pertama kalinya sejak mulai belajar saham, ia merasa telah menemukan sesuatu.

Bukan sekadar keuntungan.

Sebuah cara.

Ia mulai menghitung.

Kalau Rp50 juta menghasilkan 30 persen...

Kalau modalnya diperbesar...

Kalau keuntungan itu diputar lagi...

Angka di kepalanya semakin besar.

Kemudian sebuah pikiran muncul.

Kenapa saya masih bekerja seharian kalau uang bisa menghasilkan uang?

Sony segera menepis pikiran itu.

Tetapi beberapa menit kemudian pikiran tersebut kembali.

Lebih kuat.

Di warung Bima, Sony menunjukkan portofolionya.

"Lihat."

Bima melihat layar.

"Lumayan."

"Bukan lumayan. Tiga puluh persen!"

"Ya. Tiga puluh persen."

Sony menunggu ucapan selamat.

Tidak ada.

"Mas nggak senang?"

"Senang."

"Tapi?"

Bima menyeruput kopi.

"Sekarang pertanyaan saya: kalau besok turun tiga puluh persen, kamu siap?"

Sony terdiam.

"Ya... jangan ngomong begitu."

Bima tertawa.

"Pasar tidak peduli kamu sedang bahagia atau takut."

Sony kembali melihat ponselnya.

"Kalau saya tambah?"

"Kenapa?"

"Karena masih naik."

Lihat selengkapnya