Blurb
"Aku pulang setelah dua puluh lima tahun. Jalan tanah menuju rumah sudah berubah menjadi aspal. Warung Bu Minah menjadi minimarket. Sungai tempat kami berenang tinggal parit yang berbau. Yang paling menyakitkan, aku masih hafal jalan menuju rumah, tetapi tidak lagi mengenali kampung yang membesarkanku."