Bungkaman Suara Aris

Oleh: Muhamad Zuhril Haq

Blurb

"Di kota ini, kebenaran punya harga selangit. Dan gue cuma punya koper kardus serta sepatu diskonan."

Aris adalah anomali di SMA Pelita Bangsa. Siswa beasiswa asal desa dengan mimpi yang dianggap terlalu lancang: memakai jubah hitam dan mengetok palu keadilan sebagai seorang hakin. Namun, di sekolah yang dikuasai oleh Dinasti Wardoyo, kecerdasan Aris adalah ancaman, dan kemiskinannya adalah lelucon yang tak lucu.

Tuju-putra tunggal donatur utama yang merasa memiliki segalanya-memastikan hidup Aris menjadi neraka. Dari makian di koridor hingga perundungan brutal di toilet lantai tiga yang sunyi. Dunia seolah menutup mata, dan hukum tampak bertekuk lutut di bawah saldo ATM tujuh digit.

Namun, Tuju tidak tahu satu hal: Aris tidak sedang menyerah.

Di sebuah kontrakan sempit, Aris sedang menyusun "kasus" terakhirnya. Sebuah jas hitam bekas pemberian Ibunya bukan sekadar pakaian itu adalah "kotak hitam" yang menyimpan bukti kehancuran sebuah dinasti.

Saat kursi plastik merah itu terguling, sidang yang sesungguhnya baru saja dimulai. Karena bagi Aris, satu-satunya cara untuk menjatuhkan vonis mati bagi ketidakadilan adalah dengan menjadikan dirinya sendiri sebagai barang bukti utama.

Vonis jatuh. Dan kota itu tidak akan pernah sama lagi.

Jika kebenaran harus dibayar dengan nyawa, apakah kau siap mendengarkan suara yang selama ini dibungkam?

Lihat selengkapnya