Blurb
"Beberapa orang diciptakan untuk singgah dalam ingatan, meski semesta telah merobek kesempatan untuk bersama."
Bagi Aluna Zeyya, melupakan Arsean Nathaniel adalah hal yang paling melelahkan. Bayang-bayang lelaki itu masih mendekam rapi di hatinya, hingga takdir meminta mereka untuk kembali bersama.
Saat Aluna dan Arsean akhirnya bersatu kembali, semesta justru melempar ujian baru, hati Pradipta mulai mencair. Pradipta hadir membawa ketulusan di saat hati Aluna mulai tenang bersama Arsean.
Ketika masa lalu memanggil pulang dan masa kini menawarkan ketenangan—pada debar siapakah Aluna harus berlabuh?