But You, Arsean

achamrsha
Chapter #3

3 - Nyamuk

Aluna tengah merapikan rok birunya yang terlihat sedikit kusut sebelum dirinya berjalan keluar kelas. Aktivitasnya terhenti setelah Larisa melemparkan pertanyaan padanya.

"Lun, lo lagi senggang gak?"

"Kenapa?" tanya Aluna.

"Temenin gue, yuk!" ajak Larisa.

"Mau ngapain? Dan kemana?" tanya Aluna.

Karena Aluna ini terbilang strich parent, jadi Aluna harus mengirim pesan pada orang rumah dengan alasan yang jelas—kemana? Dengan siapa? Dan mau apa?

"Mm ... ke Jalan Elang, ketemu temen gue. Please Lun, temenin ya? Sebentar aja," pinta Larisa tampak memelas.

Dengan ragu Aluna menginyakan ajak Larisa.

"Sebenarnya kita mau kemana sih, Risa? Pake segala beli parfum dulu," tanya Aluna seraya berjalan menyusuri komplek rumah bersama Larisa.

"Ketemu temen, gue takut bau badan," jawab Larisa.

"Segitunya ketemu temen," sahut Aluna.

Sesampainya di sebuah rumah yang Larisa tuju, Aluna mengedarkan pandangannya sejenak. Gadis itu melirik ke segala penjuru rumah itu yang tampak besar dengan halamannya yang luas sekali. Tidak lama pandangan Aluna beralih setelah laki-laki di hadapannya bertanya.

"Lo teman Larisa? Siapa namanya?" tanya Arsean.

"Gue—Aluna," jawab Aluna.

"Salam kenal, gue Arsean," sahut Arsean dan Aluna mengangguk.

"Lo gak berani sendiri, Risa? Sampai minta antar temen lo segala," tanya Arsean.

"Gue takut pulang sore sendiri," jawab Larisa.

"Kan nanti aku antar," jawab Firhan sambil mengusap tangan Larisa.

Aluna yang melihat interaksi antara Larisa dan Firhan, ia merasa bingung dan heran.

"Lo gak mau kenalin mereka siapa ke gue?" tanya Aluna.

"Oh iya, sorry gue lupa. Jadi dia, Arsean—temen gue dari SD dan ini Firhan—mm ... pacar—gue," jelas Larisa.

Mendengar itu sontak Aluna menepuk lengan Larisa dengan raut wajah muak, lalu Aluna berkata, "Sialan nyuruh temenin lo buat pacaran. Males banget dijadiin nyamuk."

Larisa sontak tertawa.

"Gak apa-apa Luna, gue juga kok—jadi nyamuk," ucap Arsean.

"Kalian gak pegal apa? Gak mau masuk rumah?" tanya Arsean selaku tuan rumah.

"Ayo," sahut mereka bertiga.

Jadi rumah ini adalah rumah Arsean. Aluna tidak habis pikir dengan Arsean yang mau menjadikan rumahnya menjadi tempat kencan Larisa dan Firhan.

Selama Larisa dan Firhan asik mengobrol berdua, Aluna dan Arsean terdiam canggung. Hingga akhirnya Arsean mengajak Aluna untuk keluar rumah.

"Lo mau tuker nomor gak?" tanya Arsean.

"Boleh," sahut Aluna.

"Sebutin berapa," pinta Arsean.

♡♡♡

"Kak, uang jajan udah Papa titip Mama ya," ucap Irfan.

Aluna menelan makanannya terlebih dahulu lalu berkata, "Kan masih ada Papa, kenapa udah ngasih lagi?"

"Gak apa-apa. Larisa ada di sini, kan? Biasanya kamu main sama Larisa kalo dia pulang. Jadi pakai aja sebagian uangnya buat main," jelas Irfan.

Lihat selengkapnya