CADAS KARANG DI BAWAH TEBING CURAM

Atis Dee Jay
Chapter #25

25. TOLONG AKU!

Setelah sekian bulan, Ensia kembali ke gereja itu. Ia hanya tahu bahwa setiap Kamis sore ada kegiatan ibadah kaum muda paroki. Ia bahkan tidak perduli ada prosedur yang ia harus jalani sebelum bisa mengikutinya. Ia hanya ingin hadir disitu dan membebaskan dirinya dari bayangan mayat pria yang sudah bak lintah menempel erat di benaknya.

Ia melangkah masuk ke ruang pertemuan di sisi bangunan utama. Beberapa mata memandangnya. Mereka berbisik-bisik. Ensia berusaha tersenyum kepada mereka. Senyumnya menggantung di udara tak terbalas.

"Mbak," akhirnya seorang wanita paruh baya mendekati dan menyapanya. "Mbak mau ikut ibadah kami malam ini?"

Ensia mengangguk.

"Tapi . . apakah–"

"Saya sudah minta ijin ke pembinanya," sahut Ensia cepat.

"Saya pembinanya," jawab perempuan itu, kali ini memandang tajam ke Ensia.

"Oh, . . baiklah, . . . Bu. Saya . . . ada masalah, dan saya hanya ingin ikut acara ini supaya agak terasa ringan."

Wanita itu menatapnya sesaat. "Nama anda?"

Lihat selengkapnya