Blurb
Mel tidak pernah menyangka bahwa kesepiannya di kota rantau akan membawanya pada sebuah pertemuan yang meninggalkan jejak.
Sebuah aplikasi kencan mempertemukannya dengan Dan, seorang barista dengan percakapan ringan dan perhatian kecil yang terasa cukup untuk membuat hari-hari Mel sedikit lebih hangat. Dari secangkir kopi dan pesan-pesan sederhana, hubungan itu tumbuh tanpa nama, tanpa arah yang jelas, tapi perlahan menjadi tempat pulang sementara.
Waktu berjalan, dan kehadiran tidak selalu berarti menetap. Ada rasa yang dibiarkan menggantung, ada jarak yang tidak pernah dibicarakan, hingga akhirnya semuanya berhenti tanpa benar-benar selesai.
Caffeine Serenade adalah kisah tentang pertemuan yang tidak diminta, hubungan yang tidak diberi nama, dan keberanian untuk berhenti menunggu tanpa harus membenci apa yang pernah terasa hangat.